Kenangan Ridwan Kamil di Kebun Binatang Bandung  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, dalam konferensi pers terkait beredarnya informasi dirinya yang menampar sopir di Bandung, 21 Maret 2016. Kang Emil mengatakan hanya memegang dagu seorang sopir. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, dalam konferensi pers terkait beredarnya informasi dirinya yang menampar sopir di Bandung, 21 Maret 2016. Kang Emil mengatakan hanya memegang dagu seorang sopir. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    TEMPO.COBandung - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengaku sedih melihat kondisi Kebun Binatang Bandung saat ini yang dinilai kurang baik. Padahal di sana banyak kenangan manis yang pernah dilaluinya bersama keluarga dan istrinya, jauh sebelum menjadi orang nomor satu di Kota Bandung.

    Baca juga: Ridwan Kamil Bermimpi Kebun Binatang Bandung Naik Kelas

    "Pernah pacaran sama ibu wali (istrinya). Kukurilingan (berkeliling) aja ngegombal gitu. Sama keluarga juga, sewaktu kecil sama Mak Cik (ibunya) pernah di sana ngabotram (piknik)," ujarnya di Balai Kota Bandung, Rabu, 11 Mei 2016.

    Ridwan masih ingat, sewaktu kecil, ia amat senang mengunjungi kandang gajah. "Gajah paling sering saya kunjungi karena hewan paling aneh dan paling besar," katanya.

    Ridwan menyesalkan kondisi Kebun Binatang Bandung yang sampai sekarang tidak pernah diperbaiki. "Tidak berubah dari dulu sampai sekarang saya jadi wali kota gitu-gitu aja," ucapnya.

    Baca juga: Gajah Merana, Kebun Binatang Bandung Tak Punya Dokter Hewan

    Dia berharap suatu saat Kebun Binatang Bandung bisa lebih baik dan memiliki standar internasional. "Saya mencintai kebun binatang. Dulu ke Singapura ke kebun binatang safari night sama anak-anak karena unik, kan masuk kebun binatang malem-malem," katanya.

    PUTRA PRIMA PERDANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut Gojek.