Prestasi Bangkalan Raih Skor UN Tertinggi Dipertanyakan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah siswa mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMP Negeri 1 Ciruas, Serang, Banten, 8 Mei 2016. Ujian Nasional tingkat SMP dan sederajat di Banten diikuti 198 ribu siswa. ANTARA FOTO

    Sejumlah siswa mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMP Negeri 1 Ciruas, Serang, Banten, 8 Mei 2016. Ujian Nasional tingkat SMP dan sederajat di Banten diikuti 198 ribu siswa. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Bangkalan - Kabupaten Bangkalan berhasil meraih nilai rata-rata tertinggi di Jawa Timur, mengalahkan Kota Surabaya dalam hasil ujian nasional tingkat SMA tahun ini.

    Namun, anggota Dewan Perwakilan Daerah, Ahmat Nawardi, meragukan prestasi itu. Ini karena saat bersamaan peringkat integritas seluruh sekolah di Bangkalan rendah. "Soal integritas rendah ini, penilaian langsung Kementerian Pendidikan," katanya, saat meninjau pelaksaan UN tingkat SMP di Bangkalan, Rabu, 11 Mei 2016.

    Nawardi menjelaskan yang membuat nilai integritas sekolah di Bangkalan rendah karena jumlah sekolah yang menggelar ujian nasional berbasis komputer masih sangat minim.

    Dari 167 lembaga SMA sederajat, baik negeri maupun swasta, hanya tiga SMK yang mampu menggelar UN berbasis komputer, yaitu SMK Negeri 1 dan SMK Negeri 2 Bangkalan serta SMK Nurul Amanah di Kecamatan Tanah Merah.

    Menurut Nawardi, hasil nilai UN online dianggap lebih murni dibandingkan UN manual menggunakan kertas. UN kertas dianggap masih rawan kecurangan. "Yang bagus, nilai rata-rata tinggi ketika semua sekolah sudah menerapkan UNBK," ujarnya.

    Tidak hanya Nawardi yang ragu, Kepala Dinas Pendidikan Bangkalan Mohni juga merasa ragu. Bahkan dia menyebut keberhasilan Bangkalan meraih nilai rata-rata UN tertinggi di Jawa Timur sebagai sebuah fenomena.

    "Jangan gembira dulu, cek lagi, jangan-jangan siswa yang nilainya tinggi diberi tahu gurunya," kata Mohni dengan nada bercanda di hadapan kepala sekolah SMA se-Bangkalan saat pengumuman kelulusan UN beberapa hari lalu.

    Menurut data yang diterima dari Kementerian Pendidikan, Mohni melanjutkan, nilai rata-rata UN di Bangkalan mencapai 75. Peringkat dua dan tiga diraih Magetan dan Gresik. Adapun Kota Surabaya nilai rata-ratanya 61. "Sekolah mana yang raih nilai tinggi saya belum tahu karena datanya masih gelondongan," ujarnya.

    Meski meraih nilai UN tertinggi, jumlah siswa di Bangkalan yang harus mengulang ujian cukup tinggi, yaitu 34 persen untuk sekolah yang menggelar UN manual dan 60 persen untuk sekolah yang menggelar UN berbasis komputer.

    Meski jumlah siswa di sekolah UNBK yang mengulang lebih banyak dibanding UN manual, Mohni menilai nilai yang diperoleh UNBK lebih mantap dibanding UN manual. "Kalau UNBK gak bisa nyontek karena soal tiap siswa diacak sehingga berbeda-beda," katanya menerangkan.

    Mohni menambahkan, ke depan pihaknya akan mengupayakan seluruh sekolah bisa menggelar UNBK. Agar prestasi yang diraih Kabupaten Bangkalan tidak diragukan orang. "Kendalanya anggaran terbatas, jadi pengadaan komputer harus bertahap," ungkapnya.

    MUSTHOFA BISRI

    Baca juga:
    Pemerkosa Yuyun: Dibui 10 Tahun, Rok Jadi Bukti, Ini Mereka!
    Inilah 5 Hal  yang Amat Mengerikan di Balik Tragedi Yuyun dan Feby


  • UN
  •  

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sidang MK, Tudingan Kubu Prabowo - Sandiaga soal Pilpres 2019

    Pada 16 Juni 2019, Tim kuasa hukum Prabowo - Sandiaga menyatakan mempersiapkan dokumen dan alat bukti soal sengketa Pilpres 2019 ke Sidang MK.