Pemerkosa Yuyun: Dibui 10 Tahun, Rok Jadi Bukti, Ini Mereka!

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Peserta melakukan aksi solidaritas terhadap kekerasan anak disaat kegiatan car free day di Bundaran HI, Jakarta, 8 Mei 2016. Aksi ini merupakan bentuk kecaman terhadap kekerasan seksual terhadap pelajar asal Bengkulu, Yuyun (14) dan meminta pemerintah untuk menjatuhkan hukuman yang seberat-beratnya bagi pelaku. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Peserta melakukan aksi solidaritas terhadap kekerasan anak disaat kegiatan car free day di Bundaran HI, Jakarta, 8 Mei 2016. Aksi ini merupakan bentuk kecaman terhadap kekerasan seksual terhadap pelajar asal Bengkulu, Yuyun (14) dan meminta pemerintah untuk menjatuhkan hukuman yang seberat-beratnya bagi pelaku. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Bengkulu - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Klas II B Curup menjatuhkan vonis 10 tahun penjara ditambah 6 bulan latihan kerja kepada tujuh terdakwa pembunuh dan pemerkosa YY, gadis 14 tahun asal Desa Kasie Kasubun, Kecamatan Padang Ulak Tanding, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, Selasa, 10 Mei 2016.

    BACA JUGA
    Inilah 5 Hal  yang Amat Mengerikan di Balik Tragedi Yuyun dan Feby
    Ribut Disebut Cabe-cabean, Siswi SMK Bunuh Siswi SD

    "Ketujuh pelaku terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah memaksa anak melakukan persetubuhan dengannya dan orang lain. Serta membiarkan kekerasan terhadap anak yang mengakibatkan anak mati," kata Ketua Majelis Hakim Herny farida saat putusan vonis hari ini di Pengadilan Negeri Rejang Lebong.

    Selain itu majelis hakim juga menetapkan sejumlah barang bukti berupa baju sekolah berwarna cokelat, rok sekolah, tas dan celana yang telah terpotong, dan singlet berwarna hitam milik korban, dikembalikan kepada jaksa penuntut umum untuk menyidangkan perkara lain atas tersangka Zainal.

    Baca juga:

    Ribut Disebut Cabe-cabean, Siswi SMK Bunuh Siswi SD
    Inilah 5 Hal  yang Amat Mengerikan di Balik Tragedi Yuyun dan Feby

    Selanjutnya: Melihat hasil....


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.