Libur Panjang, Arus Balik di Jalur Pantura Terbagi 2 Hari

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jalan menghubungkan Kecamatan Madukoro-Pagentang, Banjarnegara, Jawa Tengah, rusak dan retak akibat tanah longsor, 27 Maret 2016. Longsor yang terjadi secara merayap dan perlahan seluas lima hektare, mengakibatkan 196 rumah warga rusak dan 14 diantaranya rusak berat. TEMPO/Irsyam Faiz

    Jalan menghubungkan Kecamatan Madukoro-Pagentang, Banjarnegara, Jawa Tengah, rusak dan retak akibat tanah longsor, 27 Maret 2016. Longsor yang terjadi secara merayap dan perlahan seluas lima hektare, mengakibatkan 196 rumah warga rusak dan 14 diantaranya rusak berat. TEMPO/Irsyam Faiz

    TEMPO.CO, Brebes - Puncak arus balik pada libur panjang kemarin di jalur pantura maupun jalur Tegal-Purwokerto terpantau lancar. Meski ada kenaikan volume, kendaraan dari arah Semarang menuju Jakarta tidak mengalami antrean yang panjang.

    Pantauan Tempo di Jalur Tegal-Purwokerto, Minggu  Mai 2016,  penumpukan kendaraan terjadi di titik tertentu seperti di palang pintu perlintasan kereta api dan pasar tumpah. Di antaranya di palang pintu Kretek, Kutamendala, Karanganyar, dan palang pintu Klonengan. Sedangkam kemacetan di pasar tumpah yakni di Pasar Linggapura, Winduaji, Kretek, dan Margasari.

    Baca juga:
    Inilah 5 Hal yang Amat Mengerikan di Balik Tragedi Yuyun dan Feby
    Gadis Cantik Tewas Disambar Kereta, Selfie Maut Tetap Marak

    Penumpukan kendaraan di titik-titik tesebut tidak separah pada puncak arus mudik kemarin. Antrean kendaraan paling panjang sekitar 1 kilometer. Padahal pada arus mudik panjang antrean bisa mencapai lebih dari 3 kilometer. Diduga para pemudik sudah berangkat ke Jakarta lebih awal, sehingga konsentrasi volume kendaraan pada arus balik terpecah dua hari. Sebab, kondisi serupa sudah terjadi sejak Sabtu (7/5).

    Kondisi jalan yang rusak dan berlubang juga membuat lalu lintas di beberapa titik tersendat. Titik tersebut seperti ruas Tonjong, Linggapura, Kalisalak, Prupuk, dan Jalan Lingkar Bumiayu. "Di palang pintu perlintasan jalannya juga rusak. Itu yang mebuat lalu lintas tersendat," kata Kepala Unit Patroli Polres Brebes, Inspektur Satu Suroto.

    Sementara di jalur Pantura Tegal-Brebes maupun di Pejagan terpantau ramai lancar. Meski volume kendaraan mengalami peningkatan, namun tidak banyak pada puncak arus mudik sebelumnya. Hingga Ahad sore polisi juga belum memanfaatkan tol Pejagan-Pemalang sebagaimana arus mudik lalu. "Tidak terjadi kemacetan, jadi (tol) tidak dibuka," kata Suroto.

    Kondisi serupa juga terjadi di Pekalongan, tepatnya di Wiradesa. Ruas jalan di pusat pertokoan di Pantura itu ramai lancar, padahal wilayah tersebut kerap didera kemacetan. Setidaknya itu yang dialami oleh seorang pemudik, Yanti, 35. Warga Pekalongan tersebut sedang melakukan perjalanan menuju Jakarta. "Biasanya macet tapi sekarang lancar," kata dia.

    MUHAMAD IRSYAM FAIZ

    Baca juga:
    Inilah 5 Hal  yang Amat Mengerikan di Balik Tragedi Yuyun dan Feby
    Pembunuhan Feby UGM: Ada 56 Adegan, Pelaku Sempat Berdoa

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.