Risma Dielus untuk Tantang Ahok, Begini Reaksi PDIP  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon Walikota Surabaya, Tri Rismaharini menyampaikan sambutan disela-sela peresmian posko pemenangan Risma-Wisnu di Surabaya, Jawa Timur, 2 November 2015. ANTARA/M Risyal Hidayat

    Calon Walikota Surabaya, Tri Rismaharini menyampaikan sambutan disela-sela peresmian posko pemenangan Risma-Wisnu di Surabaya, Jawa Timur, 2 November 2015. ANTARA/M Risyal Hidayat

    TEMPO.CO, Surabaya - Wakil Ketua Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Surabaya Didik Prasetiyono mengaku tak keberatan dengan manuver Komunitas Karisma yang menginginkan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini maju sebagai calon Gubernur DKI Jakarta.

    Menurut Didik, PDIP Surabaya justru bangga karena kadernya tersebut mampu menjadi role model yang juga diinginkan warga DKI Jakarta. “Ini harus dipahami sebagai apresiasi bagi Bu Risma untuk dapat menyelesaikan tantangan dalam skema yang lebih besar,” kata Didik kepada Tempo, Ahad, 8 Mei 2016.

    Baca juga:
    Inilah 5 Hal yang Amat Mengerikan di Balik Tragedi Yuyun dan Feby

    Gadis Cantik Tewas Disambar Kereta, Selfie Maut Tetap Marak

    Karisma Jakarta dan Srikandi Karisma telah membuat poster bertuliskan “Posko Karisma Jakarta, Risma for DKI-1”. Di bawah tulisan itu, terdapat sketsa wajah Risma lengkap dengan slogan “Bekerja dengan Hati”.

    Komunitas Karisma juga telah mendeklarasikan dukungannya terhadap Risma sebagai calon Gubernur DKI. Deklarasi berlangsung di kafe Bakul Tukul, Jalan Sutan Syahrir, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis, 28 April 2016. Komunitas ini juga telah membuat akun Twitter dengan nama @Karisma_Jakarta dan @SrikandiKarisma.

    Namun Didik memastikan kegiatan komunitas tersebut tidak berkaitan langsung dengan PDIP Surabaya ataupun Risma secara pribadi. PDIP Surabaya, ujar Didik, meminta Risma tetap fokus menjalankan tugasnya sebagai wali kota. “Kami minta beliau tidak terpengaruh isu-isu tentang pencalonannya dalam pilkada DKI Jakarta,” tuturnya.

    Pencalonan dalam pilkada, kata Didik, merupakan otoritas dan kewenangan penuh Dewan Pimpinan Pusat PDIP. Hingga saat ini, ujar Didik, belum ada instruksi apa pun dari pengurus pusat kepada Risma. “DPP PDI Perjuangan masih melakukan pemetaan politik, sehingga belum ada keputusan apa pun tentang hal itu,” ucapnya.

    Didik menambahkan, yang perlu dilakukan saat ini adalah mereplikasi munculnya Risma-Risma baru di kancah perpolitikan dengan melakukan kaderisasi secara intens. “Jika itu bisa dilakukan, kepala daerah itu akan mampu memahami dan mengerti aspirasi rakyat,” tuturnya.

    MOHAMMAD SYARRAFAH

    Baca juga:
    Inilah 5 Hal  yang Amat Mengerikan di Balik Tragedi Yuyun dan Feby
    Pembunuhan Feby UGM: Ada 56 Adegan, Pelaku Sempat Berdoa



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.