Kemacetan di Jalur Tegal-Purwokerto Mengular 3 Km

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kemacetan di jalur pantura Brebes-Tegal, Kamis, 23 Desember 2015. TEMPO/M Irsyam Faiz

    Kemacetan di jalur pantura Brebes-Tegal, Kamis, 23 Desember 2015. TEMPO/M Irsyam Faiz

    TEMPO.CO, Brebes - Lalu lintas di sepanjang jalur Tegal-Purwokerto pada Kamis sore, 5 Mei 2016, terpantau padat. Volume kendaraan di sepanjang jalan itu meningkat tajam dari hari biasanya. Dari pantauan Tempo, terjadi penumpukan kendaraan di sejumlah titik, seperti di palang perlintasan kereta api Klonengan, Prupuk, Kutamendala, dan palang pintu Kretek, Paguyangan. Kendaraan dari arah Tegal yang didominasi mobil pribadi ini mengular sepanjang ratusan meter.

    Selain di palang pintu perlintasan kereta api, kemacetan juga terjadi di pasar tumpah, seperti di Pasar Margasari, Pasar Linggapura, Pasar Kretek, dan Pasar Paguyangan. Di Pasar Linggapura, misalnya, antrean kendaraan menumpuk hingga tiga kilometer.

    Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Brebes Ajun Komisaris Arfan Zulkhan Sipayung mengatakan titik-titik tersebut memang menjadi langganan kemacetan. "Pasar tumpah dan pintu perlintasan KA sering macet," katanya.

    Kemacetan di pintu perlintasan terjadi setiap saat. Sedangkan di pasar tumpah biasanya terjadi pada pagi hingga siang. Untuk mengurai kemacetan tersebut, kepolisian menerjunkan 523 personel. "Kami tempatkan mereka di titik rawan macet," ujar Arfan.

    Kepolisian Resor Brebes memberlakukan sistem lawan arus di tiga titik di jalur Pantura barat. Arfan mengatakan rekayasa lalu lintas dilakukan di Alun-alun Brebes, Pasar Bulakamba, dan Pejagan. "Di titik tersebut rawan macet," katanya.

    Satu lajur sebelah selatan dari arah Semarang ditutup untuk kendaraan dari jalur Jakarta. Sistem lawan arus tersebut diberlakukan pada Rabu malam, 4 Mei 2016.

    Ribuan kendaraan mulai dari sepeda motor, mobil pribadi, hingga truk mulai memadati jalanan di jalur Pantura, Brebes, Rabu sore, 4 Mei 2016. Kendaraan didominasi mobil pribadi berpelat nomor B. Dari pantauan Tempo, ribuan kendaraan itu memadati jalanan di perbatasan Tegal-Brebes, pusat Kota Brebes. Kendaraan didominasi mobil pribadi berpelat nomor B.

    Polisi juga sudah memasang rambu-rambu berupa barikade yang terbuat dari bambu yang diikat tali di sekitar Alun-alun Brebes. Sejumlah aparat kepolisian juga mulai berjaga-jaga di sudut dan persimpangan jalan. Kepala Unit Patroli Polres Brebes Suroto mengatakan peningkatan arus lalu lintas di Pantura mencapai 10 persen. Kendaraan mayoritas berasal dari Jakarta menuju kota-kota di Jawa Tengah.

    MUHAMMAD IRSYAM FAIZ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.