Angkut Penumpang Libur Panjang, Pengemudi Bus Wajib Tes Urine

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas Dinas Perhubungan Kota Surabaya melakukan pemeriksaan perlengkapan kendaraan angkutan bus di Terminal Purabaya Surabaya di Jawa Timur, 24 Juni 2015. Pemeriksaan kelayakan angkutan mudik lebaran dilakukan untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat. ANTARA/Herman Dewantoro

    Petugas Dinas Perhubungan Kota Surabaya melakukan pemeriksaan perlengkapan kendaraan angkutan bus di Terminal Purabaya Surabaya di Jawa Timur, 24 Juni 2015. Pemeriksaan kelayakan angkutan mudik lebaran dilakukan untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat. ANTARA/Herman Dewantoro

    TEMPO.COSidoarjo - Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur Wahid Wahyudi mewajibkan pengemudi bus di Terminal Purabaya, Sidoarjo, menjalani tes urine sebelum mengangkut penumpang libur panjang pada akhir pekan ini.

    "Apalagi saat ini lalu lintas sedang padat-padatnya karena libur panjang selama empat hari," kata Wahid saat melakukan inspeksi mendadak di Terminal Purabaya, Rabu, 4 Mei 2016.

    Menurut Wahid, tes urine dilakukan untuk mengetahui apakah sopir-sopir tersebut mengkonsumsi narkoba atau tidak. "Kalau sampai mengkonsumsi narkoba, kami beri sanksi," ucapnya.

    Selain tes urine, sopir dapat memeriksakan kadar gula darah serta mengukur tensi darah. "Mudah-mudahan semua sopir hasil tesnya baik-baik saja," katanya.

    Kepala Subdirektorat Pendidikan Masyarakat dan Rekayasa Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Timur Ajun Komisaris Besar Adewira Siregar mengatakan tes urine merupakan  syarat mutlak sebelum mengemudi. Dia menyambut positif tes urine yang dilaksanakan Dinas Perhubungan Jawa Timur dan Terminal Purabaya. "Tes urine seperti ini harus dilakukan setiap hari," ujarnya.

    Adewira berujar sopir bus harus dalam keadaan sehat dan fit saat mengemudi. Mereka dilarang mengkonsumsi narkoba dan minuman alkohol sebelum berangkat. "Demi keselamatan dan kenyamanan penumpang, kalau tidak fit, ya, bisa-bisa buat celaka penumpang," tuturnya.

    Salah seorang sopir bus, Sigit Hananto Purnomo, tak keberatan menjalani tes urine. Menurut dia, sopir memang perlu menjalani tes urine, tekanan darah, ataupun kadar gula agar selalu sehat dan dalam kondisi prima saat menyetir. "Tes urine saya negatif, wong saya tak pernah pakai narkoba atau minuman beralkohol," ujarnya.

    EDWIN FAJERIAL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cesium 137 dan Bahaya Radiasi Pada Tubuh Manusia

    Cesium 137 adalah bahan radioaktif yang digunakan berbagai industri dan pengobatan. Bila salah dikelola, bahan itu akan menimbulkan sejumlah penyakit.