Keanehan-keanehan Penyilet Yogya di Mata Keluarganya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Satukah menunjukkan foto pernikahannya dengan Bobby Adhie Nugroho (40) yang diduga pelaku penyayatan di beberapa tempat di Yogyakarta. Bobby berasal dari Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta TEMPO/ISHOMUDDIN

    Satukah menunjukkan foto pernikahannya dengan Bobby Adhie Nugroho (40) yang diduga pelaku penyayatan di beberapa tempat di Yogyakarta. Bobby berasal dari Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta TEMPO/ISHOMUDDIN

    TEMPO.COMojokerto - Polresta Yogyakarta telah menangkap Bobby Adhie Nugroho, 40 tahun, pelaku penyayatan di beberapa tempat di Yogyakarta. Bobby berasal dari Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan menikahi wanita asal Kota Mojokerto, Satukah, 41 tahun. Satukah tinggal bersama keluarganya di Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto.

    Sejak menikah tujuh tahun lalu, Bobby memang berpindah identitas KTP menjadi warga Kota Mojokerto. Namun, sejak dua tahun lalu, Bobby memilih kembali ke Yogyakarta mengikuti orang tuanya untuk mencari pekerjaan di sana.

    Selama bergaul dengan keluarga Satukah di Mojokerto, Bobby dikenal pendiam dan jarang ke luar rumah. Satukah mengakui, selain pendiam, emosi suaminya labil. "Kalau pulang ke sini lebih banyak di dalam kamar dan tidak pernah ke luar rumah," katanya, Selasa malam, 3 Mei 2016.

    Menurut dia, suaminya ke Yogyakarta untuk mencari pekerjaan karena selama di Mojokerto susah mencari kerja. "Sempat melamar kerja sampai ke Surabaya, tapi tidak diterima," katanya.

    Selain pendiam, perilaku Bobby kadang aneh. Kakak Satukah, Joko Upoyo, 56 tahun, menceritakan beberapa perilaku aneh iparnya itu. "Kalau diajak bicara diam dan langsung masuk kamar. Bahkan pernah buang air kecil di samping rumah dan loncat lewat jendela. Padahal di dalam rumah ada kamar mandi," ucapnya.

    Perilaku aneh lain adalah saat Bobby mencuci sepeda motor. "Habis pakai sepeda motor, motor dimasukkan dan dicuci di dalam rumah, sehingga air meluber ke mana-mana. Ketika ditegur, langsung dia bersihkan tanpa bicara sama sekali," katanya.

    Kakak tertua Satukah, Salukah, 63 tahun, mengatakan pihak keluarga di Mojokerto sempat memeriksakan kejiwaan Bobby ke RSI Sakinah, Kota Mojokerto. "Kebetulan saya punya saudara di RSI Sakinah," katanya. Hasilnya, Bobby diduga mengalami gangguan jiwa. "Hasilnya memang dia agak stres. Orangnya pendiam dan kalau diajak bicara tidak mau melihat yang mengajak bicara," tuturnya.

    Keluarga tak menyangka Bobby jadi pelaku penyayatan yang menggegerkan Yogyakarta. Keluarga di Mojokerto mendengar kabar soal penangkapan Bobby dari saudara dan orang tua Bobby di Yogyakarta. Polisi masih mendalami motif tersangka melakukan perbuatan yang sudah melukai beberapa orang itu.

    ISHOMUDDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa saja Tanda-tanda Perekonomian Indonesia di Ambang Resesi

    Perekonomian Indonesia semakin dekat dengan kondisi resesi teknikal. Kapan suatu negara dianggap masuk ke dalam kondisi resesi?