Dua Pembunuh Yuyun Siswi SMP Masih Buron

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Netizen membuat tagar #NyalaUntukYuyun sebagai aksi solidaritas terhadap Yuyun remaja 14 tahun yang tewas setelah dicabuli 14 pemuda. Twitter.com

    Netizen membuat tagar #NyalaUntukYuyun sebagai aksi solidaritas terhadap Yuyun remaja 14 tahun yang tewas setelah dicabuli 14 pemuda. Twitter.com

    TEMPO.CO, Bengkulu - Dua pelaku pembunuh dan pemerkosa Yuyun, siswa SMP Padang Ulak Tanding (PUT), Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, sampai kini masih buron. “Pencarian masih terus dilakukan, secepatnya akan kita ringkus,” kata Kepala Kepolisian Sektor Padang Ulak Tanding Iptu Eka Candra saat dihubungi, Selasa, 3 April 2016.

    Ia mengatakan para pelaku dan korban saling mengenal, karena mereka tinggal di desa yang sama hanya berbeda dusun saja. Hal ini pula yang menjadi alasan para pelaku ini menghabisi nyawa Yuyun.

    Para pelaku ini, berusia 17-21 tahun, tujuh di antaranya masih berusia 17 tahun dan dua masih duduk di bangku sekolah.

    “Salah satu tersangka berinisial De adalah teman dekat Yuyun, dan ikut terlibat dalam pencarian Yuyun waktu itu,” tambah Eka.

    Para tersangka ini pun terlibat aktif mulai dari pencarian hingga pemakaman mayat Yuyun pasca-ditemukan. Salah satunya, terang Eka, untuk mengelabui polisi agar tidak curigai. “Saat petugas melakukan penyelidikan, hampir semua tersangka berada di sekitar lokasi,” ujarnya.

    Awalnya kepolisian mengantongi lima nama sebagai tersangka, tapi semakin jauh barang bukti tidak mengarah kepada calon-calon tersangka tersebut.

    Melihat dari hasil penyelidikan dan olah TKP serta posisi barang bukti, akhirnya polisi menyimpulkan jika kejadian ini melibatkan banyak pelaku.

    PHESI ESTER JULIKAWATI

    Baca juga:
    Ahok Buka Rahasia Mundurnya Rustam Effendi, Ternyata...
    PDIP Siapkan Risma Tantang Ahok, Ada yang Menghindar?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.