Parkir Liar Dirazia, Dishub Klaim Pelanggaran Turun  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kawasan parkir roda dua dengan mesin parking meter di depan sebuah mini market di Jalan Braga, Bandung, Jawa Barat, 1 Oktober 2014.  TEMPO/Prima Mulia

    Kawasan parkir roda dua dengan mesin parking meter di depan sebuah mini market di Jalan Braga, Bandung, Jawa Barat, 1 Oktober 2014. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Bandung - Dinas Perhubungan Kota Bandung bersama Satuan Polisi Pamong Praja, TNI, Polri, serta kejaksaan dan pengadilan, melakukan razia terpadu kendaraan yang parkir sembarangan di ruas Jalan Banceuy, Jalan Pajajaran, Jalan Cicendo, Jalan Pasirkaliki hingga Otto Iskandar Dinata, Senin, 2 Mei 2016.

    Dari pantauan Tempo, 17 kendaraan berupa mobil dan sepeda motor yang diketahui melakukan parkir liar dan parkir sembarangan langsung ditindak, seperti penggembokan roda dan penempelan stiker pelanggaran untuk jenis kendaraan roda empat serta tilang. Dari 17 kendaraan, 15 pemilik kendaraan dikenakan tindak pidana ringan, dua di antaranya ditilang polisi karena parkir di lokasi yang terdapat tanda dilarang parkir.

    Dalam razia tersebut, Satpol PP Kota Bandung juga sempat mengambil satu unit sepeda motor yang parkir di atas trotoar. Motor tersebut diangkut ke truk lantaran sudah lama ditunggu namun pemiliknya tidak kunjung datang.

    Kepala Bidang Operasional Dinas Perhubungan Kota Bandung I.W. Ginting mengatakan razia tersebut rutin dilakukan. "Dalam sebulan kita melakukan 20 kali razia (ke berbagai lokasi di Kota Bandung)," kata Ginting, Senin, 2 Mei 2016.

    Hasil razia tersebut sebenarnya dapat dikatakan minim, tidak seperti biasanya. Ginting pun membantah razia tersebut bocor sehingga praktek parkir liar tidak beroperasi saat itu.

    Menurut Ginting, sepinya pelanggar yang terjaring dikarenakan razia yang sering dilakukan sudah mulai kelihatan hasilnya. "Itu karena kita sudah menekankan soal pelarangan parkir liar dan sembarangan itu. Kita selama ini sering mengganggu mereka dan tidak membiarkan mereka nyaman," ujarnya.

    Lebih lanjut, Ginting menambahkan, razia yang intensif cukup efektif dalam menekan pelanggar parkir. "Pengurangannya kalau kita lihat dari tahun 2013, 2014, 2015 intensitas 30 sampai 35 persen," ujarnya.

    Razia-razia serupa, sambung Ginting, akan menyasar sepuluh ruas jalan utama yang menjadi titik-titik maraknya pelanggaran. Selain itu, ke sepuluh jalan tersebut merupakan wajah dari Kota Bandung. Sepuluh jalan tersebut, di antaranya adalah Jalan Dipatiukur, IR Juanda, Pasteur, H.O.S. Cokroaminoto, Cicendo, Otto Iskandardinata, Pasirkoja, dan Soekarno-Hatta.

    PUTRA PRIMA PERDANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Peta Bencana Sejumlah Sudut Banjir Jakarta di Akhir Februari 2020

    Jakarta dilanda hujan sejak dini hari Rabu, 25 Februari 2020. PetaBencana.id melansir sejumlah sudut yang digenangi banjir Jakarta hingga pukul 15.00.