Tommy Ikut Bursa Ketua Golkar, Ada yang Mundur...

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.COJakarta - Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto masuk bursa perebutan kursi Ketua Umum Partai Golkar. Nama Tommy disebut dalam daftar kandidat pada acara sosialisasi panitia pengarah (steering committee) Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar kepada bakal calon ketua umum di Jakarta, Senin, 2 Mei 2016. 

    Panitia sebelumnya telah mengirimkan undangan kepada bakal calon. Sepuluh di antaranya hadir memenuhi undangan, kecuali Tommy yang hanya diwakili tim suksesnya. Tommy adalah pengusaha dan pemilik grup Humpuss. Ia termasuk salah seorang pengurus teolkar pada masa Orde Baru.

    Sepuluh bakal calon yang hadir adalah Ade Komarudin, Azis Syamsuddin, Idrus Marham, Indra Bambang Utoyo, Mahyudin, Priyo Budi Santoso, Setya Novanto, Syahrul Yasin Limpo, Wati Amir, dan Airlangga Hartarto. Mereka hadir ditemani tim sukses masing-masing. 

    Baca: Empat Calon Ketua Umum Golkar Gagas Koalisi

    Namun satu orang kandidat, yaitu Idrus Marham, akhirnya memutuskan mundur dari bursa pencalonan. Alhasil, bakal calon Ketua Umum Partai Golkar hanya menyisakan sepuluh kandidat lagi. 

    Nama Tommy yang masuk dalam daftar kandidat mendapat tanggapan positif dari Ade Komarudin, yang juga Ketua DPR saat ini. "Pak Tommy maju ya bagus, dong," kata Akom, sapaan akrabnya. 

    Akom mengaku tak kaget dengan munculnya nama anak Presiden Soeharto ini pada tahap penjaringan bakal calon. "Pak Tommy teman saya, sahabat saya. Jadi apa pun yang dilakukan pasti komunikasi sama saya," ujarnya. 

    Munaslub Golkar akan digelar pada 23-25 Mei mendatang. Selain untuk memilih ketua umum baru, munaslub juga akan dimanfaatkan sebagai momentum rekonsiliasi kedua kubu yang sebelumnya terpecah, yaitu kubu Munas Bali yang dipimpin Aburizal Bakrie dan kubu Munas Ancol yang dipimpin Agung Laksono. 

    Bertindak sebagai Ketua Penanggung Jawab Munaslub Golkar adalah Aburizal Bakrie dan Wakil Ketua Agung Laksono. Ketua Penyelenggara adalah Theo L. Sambuaga, Ketua Steering Committee Nurdin Halid, dan Ketua Organizing Committee Zainudin Amali. 

    GHOIDA RAHMAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.