Ini Prioritas Wayan Gendo di Dewan Nasional Walhi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Puluhan massa yang yang tergabung dalam Forum Rakyat Bali Tolak Reklamasi Teluk Benoa (ForBali) melakukan aksi saat Car Free Day di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, 20 Maret 2016. Dalam aksi tersebut, peserta aksi membentangkan puluhan poster dan spanduk penolakan terkait Reklamasi Teluk Benoa. TEMPO/Amston Probel

    Puluhan massa yang yang tergabung dalam Forum Rakyat Bali Tolak Reklamasi Teluk Benoa (ForBali) melakukan aksi saat Car Free Day di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, 20 Maret 2016. Dalam aksi tersebut, peserta aksi membentangkan puluhan poster dan spanduk penolakan terkait Reklamasi Teluk Benoa. TEMPO/Amston Probel

    TEMPO.CODenpasar - Koordinator Forum Rakyat Bali Tolak Reklamasi (ForBALI), I Wayan 'Gendo' Suardana, terpilih menjadi anggota Dewan Nasional Wahana Lingkungan Hidup (Walhi). 

    Selama tiga tahun terakhir, aktivis lingkungan asal Ubud, Gianyar itu bersama masyarakat Bali dari berbagai elemen, sangat vokal menyuarakan penolakan reklamasi di Teluk Benoa, Bali.

    Terpilihnya Gendo sebagai anggota Dewan Nasional merupakan sejarah baru bagi Walhi karena ini kali pertama ada wakil dari Bali. "Ini menjadi semacam representatif dari anggota atau model sebagai fungsi legislatif,” kata Gendo.

    Pertemuan Nasional Lingkungan Hidup (PNLH) Walhi XII digelar di Palembang pada 22-27 April 2016. Pertemuan besar itu dihadiri 483 peserta dari 28 Walhi Daerah untuk pemilihan direktur dan dewan nasional organisasi Walhi periode 2016-2020.

    Dalam pertemuan tertinggi Walhi tersebut, terpilih Yaya Nur Hidayati selaku Direktur Nasional Walhi. Sedangkan untuk Dewan Nasional dipilih Mualimin Pardi Dahlan, Bambang Catur Nusantara, Azmi Sirajudin Risma Umar, dan I Wayan Suardana (Gendo).

    Gendo, yang mantan Direktur Eksekutif Daerah Walhi Bali, menekankan bahwa advokasi di sektor pulau-pulau kecil yang sedang berhadapan dengan rencana reklamasi di Indonesia penting menjadi prioritas. “Ada belasan wilayah di Indonesia yang berhadapan dengan reklamasi. Ini mesti dicermati dan dikritik,” ujarnya.

    Selain persoalan reklamasi di Indonesia, ia menjelaskan, permasalahan industri perlu diawasi dari berbagai sisi, seperti permasalahan hutan, perkebunan skala besar, dan tambang.

    "Harapan saya di Dewan Nasional ini dapat menguatkan isu dan gerakan, khususnya di daerah-daerah Indonesia Timur,” tuturnya.

    BRAM SETIAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.