Mabes Polri: Perayaan May Day di Daerah Masih Aman  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Hubungan Masyarakat Kepolisian RI Brigadir Jenderal Agus Rianto mengatakan, hingga saat ini, perayaan Hari Buruh di sejumlah daerah masih berjalan lancar.

    "Di daerah masih berlangsung, masih aman, belum ada laporan," ujar Agus saat dihubungi Tempo di Jakarta, Ahad, 1 Mei 2016.

    Sementara itu, di Jakarta, ucap Agus, pengamanan diatur Kepolisian Daerah Metro Jaya. "Mabes Polri hanya backup Polda Metro," tuturnya.

    Polda Metro Jaya menetapkan status siaga 1 pada pengamanan May Day, Ahad, 1 Mei 2016. Sebanyak 16.433 personel dikerahkan dan disebar. Mereka merupakan gabungan dari Polda Metro, polres, Mabes Polri, TNI, dan Satuan Polisi Pamong Praja. Lokasi yang boleh dipakai arena unjuk rasa meliputi gedung DPR, Tugu Monas, dan Senayan.

    Sekitar 3.000 bus yang mengangkut 50 ribu buruh di berbagai daerah akan mendatangi Jakarta untuk melakukan aksi. Dalam aksi ini, buruh membawa sembilan tuntutan.

    Berikut ini sembilan tuntutan yang diajukan buruh dalam aksinya.

    1. Tolak Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan
    2. Naikkan upah minimum tahun 2017 sebesar 30 persen
    3. Ubah komponen kebutuhan hidup layak menjadi 84 item
    4. Dukung Undang-Undang Tabungan Perumahan Rakyat untuk buruh dan rakyat
    5. Tolak pemberlakuan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)
    6. Tolak pemutusan hubungan kerja sepihak
    7. Tolak upah murah
    8. Tolak kenaikan iuran BPJS Kesehatan
    9. Tolak kriminalisasi terhadap aktivis pekerja atau buruh

    INGE KLARA SAFITRI



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.