Aceh Gelar Festival Kopi Internasional Mei Ini  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi festival kopi. ANTARA/Irwansyah Putra

    Ilustrasi festival kopi. ANTARA/Irwansyah Putra

    TEMPO.COBandung - Para pencinta kopi bisa memuaskan hasrat mencoba sensasi minum kopi yang berasal dari luar Indonesia. Tidak perlu keliling dunia, cukup kunjungi Kota Banda Aceh pada 7-12 Mei 2016. Pasalnya, pada tanggal tersebut, Pemerintah Kota Banda Aceh bakal menggelar festival kopi internasional. 

    "Festival kopi bertaraf internasional ini dibantu Kementerian Pariwisata. Kalau untuk festival skala nasional, kita sudah ada agenda tahunan," kata Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa'aduddin Djamal saat ditemui di Teras Cikapundung, Babakan Siliwangi, Kota Bandung, Kamis, 28 April 2016.

    Illiza menjelaskan, festival kopi internasional tersebut dibuat untuk memperkenalkan budaya minum kopi yang kuat di Kota Banda Aceh. Selain itu, tujuan lainnya adalah memperkenalkan kota berjulukan Serambi Mekah tersebut sebagai surganya kedai kopi kepada para pencinta kopi di seluruh dunia.

    "Banda Aceh ini dikenal dengan seribu warung kopi. Semua orang yang datang ke Banda Aceh enggak sah kalau belum ngopi seharian dengan fasilitas Wi-Fi gratis," tuturnya.

    Pada festival tersebut, Pemerintah Kota Banda Aceh akan menonjolkan dua jenis kopi asal Aceh yang sudah cukup mahsyur di mancanegara, yakni kopi gayo dengan jenis arabika dan kopi jenis robusta. "Arabika ini sangat terkenal, bahkan Starbucks menggunakan itu. Kita juga ingin mempromosikan bagaimana kekhasan kopi Aceh yang aromanya luar biasa dan kualitasnya juga baik," ujarnya.

    Sebenarnya, Illiza melanjutkan, Banda Aceh sebagai ibu kota provinsi tidak memiliki perkebunan kopi. "Kita tidak punya kopi, tapi pengolahan kopi banyak dilakukan di Banda Aceh. Kita ingin mempromosikan Aceh secara menyeluruh," ucapnya.

    PUTRA PRIMA PERDANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.