3 Wanita Disayat, Sultan Yogya Perintahkan Ini

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sri Sultan Hamengkubuwono X, berikan sambutan atas logo baru Jogja istimewa di kompleks kantor Gubernur DI. Yogyakarta, 5 Februari 2015. TEMPO/Suryo Wibowo

    Sri Sultan Hamengkubuwono X, berikan sambutan atas logo baru Jogja istimewa di kompleks kantor Gubernur DI. Yogyakarta, 5 Februari 2015. TEMPO/Suryo Wibowo

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sultan Hamengku Buwono X mempertanyakan motif penyayatan yang dilakukan orang tak dikenal terhadap tiga orang perempuan warganya beberapa hari lalu. Dia menilai, tindakan yang menyebabkan korban terluka itu menimbulkan kegelisahan di tengah masyarakat.

    Mengingat, kasus penembakan terhadap warga Magelang juga terjadi sebelumnya. “Saya enggak tahu motifnya. Sekadar usil atau ingin menimbulkan rasa takut. Saya mohon betul (motif dan pelaku) ditemukan,” kata Sultan, saat ditemui di Kepatihan Yogyakarta, Kamis, 28 April 2016.

    Sultan pun mengingatkan agar warga DIY berhati-hati saat berjalan atau berkendara seorang diri. Terutama untuk menghindari tempat yang sepi. Lantaran kejahatan yang dilakukan orang tidak bisa diprediksi. “Apalagi dilakukan acak ya. Sepertinya tidak melihat usia. Kalau iseng, kok berulang. Jadi mesti ditemukan motifnya,” kata Sultan.

    Meski demikian, Sultan tidak setuju apabila Yogyakarta dianggap sudah tidak aman. “Ya, bukan berarti Yogya enggak aman. Kejahatan kan bisa di mana saja,” katanya.

    PITO AGUSTIN RUDIANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Palapa Ring Akan Rampung Setelah 14 Tahun

    Dicetuskan pada 2005, pembangunan serat optik Palapa Ring baru dimulai pada 2016.