Kantor Pemakaman Ini Semewah Hotel Berbintang  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil dalam konferensi pers informasi penamparan seorang sopir di Bandung, 21 Maret 2016. Sopir yang mengaku ditampar tersebut merupakan pengemudi angkutan gelap. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil dalam konferensi pers informasi penamparan seorang sopir di Bandung, 21 Maret 2016. Sopir yang mengaku ditampar tersebut merupakan pengemudi angkutan gelap. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    TEMPO.CO, Bandung - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil meresmikan gedung baru Dinas Pemakaman dan Pertamanan di Jalan Seram, Kota Bandung, Selasa, 26 April 2016.

    Arsitek lulusan University of California, Berkeley, Amerika Serikat, ini memuji arsitektur gedung baru itu. "Dalam membangun fasilitas itu perlu kreativitas dan pengawasan. Ini contoh gedung yang baik perencanaannya dan diawasi pelaksanaannya. Kebetulan saya awasi langsung perencanaannya, kemudian pelaksanaan (juga) diawasi dengan baik," kata Ridwan Kamil seusai peresmian gedung, Selasa pagi, 26 April 2016.

    Ridwan Kamil mengaku menyumbang konsep pembangunan awal gedung itu. "Saya bantu konsep. Tadinya mau gaya jadul-jadulan," tuturnya.

    Setelah meninjau sebagian gedung, Ridwan Kamil takjub. Pasalnya, dia tidak menyangka duit Rp 43 miliar yang digunakan untuk membangun Kantor Dinas Permakaman dan Pertamanan Kota Bandung bisa dimanfaatkan dengan baik.

    "Minimal ini menjadi standar pembangunan gedung-gedung pemerintah di masa depan supaya gedung pemerintah kesannya enggak jadul lagi, tapi kreatif. Harganya juga sama saja," ucapnya.

    Ridwan Kamil mengklaim kantor dinas yang dilengkapi dengan ruang terbuka hijau di depan, samping, dan atas gedung ini adalah kantor pemerintahan paling keren yang pernah dilihat dia.

    "Ini salah satu bangunan gedung pemerintahan paling keren se-Indonesia karena saya sering keliling rata-rata bangunan pemerintahan gitu-gitu aja. Makanya, gedung ini sempat disangka hotel, sempat mau didemo. Disangkanya diam-diam kantor Dinas Taman dipindahkan untuk bangun hotel bintang empat," katanya.

    Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pemakaman dan Pertamanan Kota Bandung Arief Prasetya menjelaskan, gedung seluas 36 ribu meter persegi ini memiliki konsep terbuka dengan dinding-dinding kaca. Manfaatnya agar menghemat listrik saat jam kerja karena tidak perlu menggunakan banyak lampu.

    "Dibangun pada Mei 2015, selesai Desember 2015 kemarin. Baru diresmikan karena meubeler-nya belum masuk. Konsepnya lebih memperlihatkan segi keterbukaan," tuturnya.

    Gedung empat lantai tersebut menampung 275 pegawai negeri sipil dan 560 pekerja harian lepas. Arief menjelaskan, pihaknya melengkapi fasilitas pelayanan publik dengan mengedepankan teknologi informasi.

    "Ada KTP pohon, makam online, pelayanan pemakaman, bayar retribusi, reklame insidental, pelayanan masalah pohon. Ada juga Bank Jabar, jadi yang mau bayar reklame insidental langsung di sini, enggak usah ke Dinas Pelayanan Pajak," katanya.

    PUTRA PRIMA PERDANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.