Korupsi Pengadaan E-KTP, KPK Panggil Anny Ratnawati  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Menteri Keuangan Anny Ratnawati. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Wakil Menteri Keuangan Anny Ratnawati. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi menjadwalkan pemeriksaan terhadap mantan Wakil Menteri Keuangan Anny Ratnawati terkait dengan kasus dugaan korupsi pengadaan kartu tanda penduduk elektronik atau e-KTP pada 2011-2012.

    Anny dipanggil sebagai saksi dengan tersangka mantan Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Sugiharto. "Anny diperiksa sebagai saksi untuk tersangka S, dengan kasus pengadaan paket penerapan kartu tanda penduduk berbasis nomor induk kependudukan secara nasional (KTP elektronik)," ujar Pelaksana Harian Biro Humas KPK Yuyuk Andriati, Selasa, 26 April 2016.

    Sugiharto merupakan tersangka tunggal dalam kasus korupsi e-KTP ini. Sugiharto diduga menyelewengkan tanggung jawabnya sebagai pejabat yang saat itu mengurus e-KTP.

    Baca juga:
    Tamara Bleszynski Bertemu Penjambaknya, Inilah yang Terjadi
    Pamer Pacar Baru, Derby Romero: Aku Pria Paling Beruntung

    April tahun lalu, KPK resmi menetapkan Sugiharto sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dalam proyek pengadaan e-KTP anggaran 2011-2012. Sugiharto pada waktu itu berposisi sebagai pejabat pembuat komitmen dalam proyek tersebut.

    Sugiharto disangka melanggar Pasal 2 ayat 1 subsider Pasal 3 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 kesatu juncto Pasal 64 ayat 1 Kitab UU Hukum Pidana.

    ARIEF HIDAYAT


  • KPK
  •  

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.