Tak Tahu Mayfair, Luhut Pandjaitan Bantah Panama Papers

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menkopolhukam Luhut Binsar Panjaitan, saat coffee morning dengan sejumlah wartawan di kantor Menkopolhukam, Jakarta, 21 April 2016. Luhut menyampaikan harapannya agar Indonesia jangan mau didikte negara asing. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Menkopolhukam Luhut Binsar Panjaitan, saat coffee morning dengan sejumlah wartawan di kantor Menkopolhukam, Jakarta, 21 April 2016. Luhut menyampaikan harapannya agar Indonesia jangan mau didikte negara asing. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.COJakarta - Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan menampik keterlibatannya dalam Panama Papers. Dia mengatakan tidak pernah mengetahui perusahaan cangkang bernama Mayfair International Ltd yang mencantumkan namanya sebagai Direktur Perusahaan.

    "Saya tidak pernah terlibat di dalam itu, dan saya tidak tahu itu Mayfair," ujar Luhut di kantornya, Senin, 25 April 2016. (Lihat video Inikah Perusahaan Cangkang Menteri Luhut?)

    Luhut menuturkan, perusahaan cangkang itu tidak memiliki hubungan dengan perusahaan induk Toba Sejahtra ataupun anak perusahaan miliknya, termasuk PT Buana Inti Energi. Adapun mengenai PT Perdana Inti Energi yang disinyalir memiliki keterkaitan dengan perusahaan cangkang tersebut, Luhut menyatakan perusahaan itu bukan miliknya. "Saya tidak mengetahui proyek apa saja yang mereka kerjakan," katanya.

    Selain itu, Luhut mengatakan alamat yang dicantumkan dalam dokumen perusahaan cangkang tersebut bukan alamat yang berkaitan dengan rumahnya. "Saya tidak. Itu alamat rumah saya saja dibikin salah di situ. Alamat rumah saya dibilang di Mega Kuningan 11. Saya bukan di Mega Kuningan 11. Saya tidak tahu, rumah saya nomor 18," katanya.

    Sebelumnya, penelusuran tim investigasi majalah Tempo menemukan nama Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan terlibat dalam dokumen Panama Papers. Dalam data tersebut, nama Luhut tercantum sebagai Direktur Mayfair International Ltd. Perusahaan offshore ini didirikan pada 29 Juni 2006, dengan dua nama pemegang saham, yakni PT Persada Inti Energi dan PT Buana Inti Energi.

    Dalam akta pendiriannya, Mayfair disebut beralamat di Suite 13, First Floor, Oliaji Trade Centre, Francis Rachel Street, Victoria, Mahe, Seychelles. Ini negara kepulauan bekas jajahan Inggris yang bersebelahan dengan Pulau Madagaskar, terpencil di tengah Samudra Hindia, sekitar 1.600 kilometer ke arah timur daratan Afrika. Seychelles merupakan negara suaka pajak (tax haven).

    ABDUL AZIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.