Garin Nugroho Menang Pilkada Yogya Versi Survei Twitter  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Garin Nugroho. [TEMPO/Arif Fadillah]

    Garin Nugroho. [TEMPO/Arif Fadillah]

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Kehebohan pencalonan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok untuk kursi Gubernur DKI Jakarta lewat jalur independen membuat pemilihan kepala daerah Kota Yogyakarta pada 2017 menjadi perhatian.

    Selain muncul calon independen, juga lewat konvensi yang digelar kelompok Jogja Independent, muncul calon yang selama ini dikenal sebagai sineas, Garin Nugroho. Pentolan kelompok Jogja Hip Hop Foundation, M. Marzuki, menggelar jajak pendapat lewat akun jejaring sosial Twitter tentang calon Wali Kota Yogyakarta. “Untuk mengukur elektabilitas sejumlah tokoh yang digadang menjadi calon wali kota Yogya,” kata Marzuki, hari ini, 23 April 2016.

    Pelantun lagu Jogja Ora Didol itu memberi tajuk surveinya "Jika komposisinya sebagai berikut, siapakah kandidat Wali Kota Yogya yang akan Anda pilih dalam pilkada Jogja 2017?"

    Dalam jajak pendapat itu Marzuki memilih empat nama untuk dipilih follower akun Twitter-nya. Ada nama dua kandidat inkumben yang pecah kongsi menghadapi pilkada 2017, Wali Kota Yogya Haryadi Suyuti dan Wakil Wali Kota Yogya Imam Priyono. Ada Ketua Gerakan Pemuda Kabah (GPK) Yogyakarta yang merupakan sayap pemuda Partai Persatuan Pembangunan, M. Fuad Andreago, dan Garin Nugroho, sang sineas kelahiran Yogyakarta.

    Hasilnya, dari 133 sampel pengikut akun Twitter Marzuki, Garin menang mutlak dengan mengantongi 66 persen suara, Wakil Wali Kota Yogya Imam Priyono memperoleh suara 14 persen, tokoh ormas GPK Muhammad Fuad sebesar 11 persen, dan paling bontot untuk Wali Kota Haryadi 9 persen. Marzuki tak menyebut waktu dia melakukan survei itu.

    Meski lagu yang pernah dia buat Jogja Ora Dido yang merupakan kritik terhadap beleid pasangan Wali Kota dan Wakil Wali kota Yogyakarta saat ini, Haryadi Suyuti-Yogya Imam Priyono, tapi Marzuki mengaku jajak pendapat ini tak mendukung salah satu kandidat. "Itu hanya iseng saja, enggak ada maksud apa-apa atau mendukung siapa," ujar Marzuki.

    Marzuki pun mengaku bukan tim sukses atau tertarik mendukung salah satu kandidat. "Belum ada yang bikin saya sreg," katanya.

    PRIBADI WICAKSONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Peta Bencana Sejumlah Sudut Banjir Jakarta di Akhir Februari 2020

    Jakarta dilanda hujan sejak dini hari Rabu, 25 Februari 2020. PetaBencana.id melansir sejumlah sudut yang digenangi banjir Jakarta hingga pukul 15.00.