Pria Ini Tipu Teman Ribuan Dolar, Begini Modusnya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi mata uang dolar A.S. REUTERS/Guadalupe Pardo

    Ilustrasi mata uang dolar A.S. REUTERS/Guadalupe Pardo

    TEMPO.CO, Karawang - Kepolisian Resor Karawang menangkap JM, penipu yang memperdaya korbannya sebesar US$ 37 ribu. Kepala Kepolisian Resor Karawang Ajun Komisaris Besar Andi Mochammad Dicky Pastika Gading mengatakan JM adalah murni penipu, bukan teroris seperti kabar yang beredar di Karawang. "Inisialnya JM, warga Cikarang Utara. Dia ditangkap di rumahnya di Klari," kata Dicky, Jumat, 22 April 2016.

    JM memperdaya korbannya dengan menjanjikan keuntungan dari konversi mata uang dolar ke rupiah. Menurut Dicky, JM berjanji memberi nilai tukar yang lebih tinggi dibandingkan bank atau money changer. "Korbannya bahkan sampai rugi sebesar US$ 37 ribu dolar," kata Dicky.

    Dicky mengungkapkan, pada 22 Desember 2015, seorang berinisial ES menyerahkan uang senilai US$ 37 ribu kepada JM, dengan maksud mengkorvensi ke mata uang rupiah. "Korban diiming-imingi mendapat rate yang lebih tinggi. Namun sampai 2016, FN tidak menepati janjinya," kata Dicky.

    Ketika ditanya ihwal beberapa pucuk senjata api di rumah pelaku, Dicky mengatakan JM adalah seorang sipil. Adapun atribut militer yang ada di rumah JM, menurut Dicky, tidak membuktikan JM seorang tentara. "Dia hanya mimpi jadi aparat tidak kesampaian," katanya.

    Ihwal sebatang mortir dan beberapa benda yang diduga granat aktif yang didapat dari tangan pelaku, Dicky menyebut, itu bukanlah bahan peledak. "Itu kan pajangan saja," katanya.

    Ia mengatakan, sudah setahun JM melakukan penipuan dengan modus penukaran uang. "Kita belum tahu, apakah dia tergabung dalam money changer. Masih dalam penyelidikan," ungkapnya.

    Adapun barang bukti, berupa puluhan pelat nomor kendaraan bermotor menjadi perhatian polisi. Dicky mengatakan akan mencocokkan dengan laporan polisi di Polda Metro Jaya dan Polda Jawa Barat. "Siapa tahu ada korban penipuan curas yang teridentifikasi menggunakan nomor itu," kaya Dicky.

    Dalam ekspos di Mapolres Karawang, puluhan pelat nomor itu terdiri atas pelat B dan D. "Jumlahnya belum kita hitung semua," ungkap Kasat Reskrim Polres Karawang Ajun Komisaris Dony Satria Wicaksono.

    HISYAM LUTHFIANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    KPK Berencana Menghapus Hasil Penyadapan 36 Perkara

    Terdapat mekanisme yang tak tegas mengenai penghapusan hasil penyadapan 36 penyelidikan yang dihentikan KPK.