Wakatobi Bangun Perpustakaan Terapung di Pelabuhan Wanci

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Deretan rumah terapung di perkampungan Bajo Mola, Wakatobi, Sulawesi Tenggara, 08 Agustus 2015. Sebagian besar warga suku Bajo di Wakatobi masih mempertahankan tradisi hidup di atas palema atau perahu beratap rumbia. TEMPO/Iqbal Lubis

    Deretan rumah terapung di perkampungan Bajo Mola, Wakatobi, Sulawesi Tenggara, 08 Agustus 2015. Sebagian besar warga suku Bajo di Wakatobi masih mempertahankan tradisi hidup di atas palema atau perahu beratap rumbia. TEMPO/Iqbal Lubis

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Kabupaten Wakatobi, Provinsi Sulawesi Tenggara, tahun ini akan membangun perpustakaan terapung di kawasan Pelabuhan Wanci di Wangiwangi, ibu kota Kabupaten Wakatobi.

    Kepala Perpustakaan Wakatobi, Sitti Djalila, saat dihubungi lewat telepon dari Wangiwangi, Jumat, 22 April 2016, mengatakan perpustakaan terapung yang akan dibangun di kawasan Pelabuhan Wanci memanfaatkan kapal perpustakaan keliling di Wakatobi yang tidak lagi dapat beroperasi.

    "Pembangunan Perpustakaan Terapung di kawasan Pelabuhan Wanci melayani buruh-buruh dan nelayan di pelabuhan agar memanfaatkan waktu luang untuk membaca buku di perpustakaan," kata Sitti.

    Saat ini, menurut Sitti, di Wakatobi telah tersedia Perpustakaan Terapung di Desa Mola Selatan, Kecamatan Wangiwangi Selatan. Perpustakaan Terapung tersebut telah berhasil meningkatkan keterampilan dan kesejahteraan masyarakat Desa Mola, yang rata-rata hidup sebagai nelayan tangkap ikan.

    "Dengan pengetahuan yang diperoleh dari perpustakaan, warga setempat mampu membuat berbagai keterampilan, seperti membuat abon ikan atau ikan asin berkualitas," ujar Sitti.

    Menurut Sitti, perpustakaan merupakan sumber ilmu pengetahuan yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan membaca buku di perpustakaan atau taman bacaan rakyat, kata dia, tingkat pengetahuan masyarakat dapat meningkat. Hal itu akan berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

    "Dengan ilmu pengetahuan yang diperoleh melalui bacaan di perpustakaan, masyarakat bisa melahirkan kreativitas dan inovasi untuk mengembangkan keterampilan berusaha atau mengembangkan usaha-usaha ekonomi produktif," ucapnya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Enam Poin dalam Visi Indonesia, Jokowi tak Sebut HAM dan Hukum

    Presiden terpilih Joko Widodo menyampaikan sejumlah poin Visi Indonesia di SICC, 14 Juli 2019. Namun isi pidato itu tak menyebut soal hukum dan HAM.