Pertemuan Partai Politik Se-Asia Resmi Dibuka Malam Ini

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Presiden RI kelima, Megawati Soekarnoputri, menghadiri Konferensi Internasional Partai Politik se-Asia di Gedung Nusantara IV, komplek DPR/MPR, Jakarta, 22 April 2016. Tempo/Ahmad Faiz

    Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Presiden RI kelima, Megawati Soekarnoputri, menghadiri Konferensi Internasional Partai Politik se-Asia di Gedung Nusantara IV, komplek DPR/MPR, Jakarta, 22 April 2016. Tempo/Ahmad Faiz

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla resmi membuka pertemuan partai politik se-Asia atau The International Conference of Asian Political Parties (ICAPP) malam ini, Jumat, 22 April 2016. Acara yang digelar di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen DPR/MPR berlangsung hingga besok.

    Indonesia menjadi tuan rumah dengan diwakili oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Golongan Karya. Pertemuan ini melibatkan seluruh partai politik yang memiliki kursi di parlemen.

    Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang pertama kali memberikan sambutan menyampaikan gagasan mengenai partai pelopor. Menurut dia gagasan tersebut berasal dari proklamator Indonesia Bung Karno yang bermakna partai yang memiliki disiplin dalam organisasinya. "Disiplin Ideologi, disiplin teori, disiplin gerakan dan disiplin tindakan, dalam rangka menciptakan kesejahteraan rakyat," kata Mega.

    ICAPP ke-26 ini mengambil tema peran partai politik bagi demokrasi untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat. Pertemuan ini menjadi yang pertama kali di antara tiga organisasi ICAPP, COPPPAL (Partai Politik se-Amerika Latin dan Karibia) dan CAPP (Partai Politik se-Afrika).

    Tampak hadir pula Presiden ICAPP Jose de Venecia, Wakil Ketua COPPPAL Fransisco Cafiero, Sekretaris Jenderal CAPP Nafie Ali Nafie, Ketua Umum PDIP Megawati, Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie, Wakil Perdana Menteri Kamboja, dan perwakilan pengurus partai politik.

    AHMAD FAIZ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.