NasDem Siap Dukung Calon Independen Wali Kota Yogyakarta  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tempo/Arif Fadillah

    Tempo/Arif Fadillah

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Fenomena calon independen yang menyedot perhatian publik belakangan ini kembali ditangkap Partai NasDem. Sebelumnya, partai ini mendukung calon independen dalam pemilihan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama.

    Partai NasDem Daerah Istimewa Yogyakarta menyatakan siap ikut mendukung majunya pasangan yang diusung Gerakan Jogja Independent, Garin Nugroho dan Rommy Harianto, dalam pemilihan kepala daerah Kota Yogyakarta pada  2017.

    "Dengan syarat mereka (calon independen) benar-benar dikehendaki rakyat, kami tak hanya akan mendukung, tapi juga mengusungnya," ujar Aulia Reza Bastian, Sekretaris Partai NasDem DIY, Jumat, 22 April 2016.

    Syarat dikehendaki rakyat yang dimaksud Reza terukur dari hasil survei elektabilitas yang saat ini digelar Partai NasDem. Sejak April hingga Juni 2016, NasDem menggunakan tiga lembaga survei untuk melakukan survei terhadap sejumlah kandidat potensial yang akan berlaga dalam pilkada Kota Yogya.

    "Jika Garin Nugroho hasil elektabilitas surveinya tertinggi, kami pun akan langsung menyatakan dukungan dan ikut mengusungnya tanpa syarat, tanpa mahar apa pun," ucap Reza.

    Reza mengakui, semangat memberikan dukungan kepada calon independen mengadopsi langkah pengurus NasDem DKI mendukung Ahok dalam pilkada mendatang.

    Dengan mendukung dan mengusung, NasDem bakal turut bergerak membantu pemenangan calon independen, termasuk pengumpulan kartu tanda penduduk. "Bulan Juni nanti, hasil survei keluar, kami putuskan dukungan kepada siapa," tuturnya.

    NasDem DIY dalam pilkada Kota Yogya tak mengajukan kader internal karena hanya mempunyai satu kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. "Kami akan aktif sebagai pendukung dan pengusung calon yang paling dikehendaki rakyat," ujarnya.

    Ketika pasangan calon independen Garin Nugroho-Rommy Harianto sudah mendeklarasikan diri, partai lain masih sibuk menerima pendaftaran calon.

    PRIBADI WICAKSONO



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.