Sebulan, Polres Sidoarjo Tangkap 103 Tersangka Narkoba  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi narkoba. ANTARA/Rahmad

    Ilustrasi narkoba. ANTARA/Rahmad

    TEMPO.CO, Sidoarjo - Jajaran Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor Sidoarjo, Jawa Timur, mengungkap 98 kasus narkoba selama Operasi Bersinar Semeru 2016. Operasi yang digelar pada 21 Maret-19 April 2016 itu telah menangkap 103 pengedar dan pemakai narkoba.

    "Sebagian pelaku sedang kami proses dan lainnya akan direhabilitasi," kata Kapolres Sidoarjo Ajun Komisaris Besar M. Anwar Nasir pada Kamis, 21 April 2016. Dari 98 kasus yang diungkap, polisi menyita 1.003,49 gram ganja, 73,89 gram sabu-sabu, 9.178 butir pil dobel L, dan 38 butir ekstasi.

    Menurut dia, tingkat kasus narkoba di wilayahnya itu tinggi karena Sidoarjo merupakan kota penyangga Surabaya. "Apalagi Surabaya jumlah kasus narkobanya paling tinggi," tuturnya. Karena itu, Anwar berkomitmen untuk membersihkan Sidoarjo dari barang haram tersebut.

    Untuk membersihkan itu, ia menginstruksikan anggotanya untuk memaksimalkan fungsi pengawasan dan pencegahan, terutama di wilayah-wilayah yang berbatasan langsung dengan Surabaya, seperti Kecamatan Waru dan Sedati.

    "Karena di dua kecamatan itu kasus narkoba paling banyak (ditemukan) setelah Kecamatan Sidoarjo Kota ," ujarnya. Dari barang bukti yang di sita selama Operasi Bersinar Semeru 2016, menurut dia, ganja dengan berat 1.003,49 gram berhasil diungkap anggota Polsek Waru.

    NUR HADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    KPK Berencana Menghapus Hasil Penyadapan 36 Perkara

    Terdapat mekanisme yang tak tegas mengenai penghapusan hasil penyadapan 36 penyelidikan yang dihentikan KPK.