Tagar #SelamatHariKartini Jadi Trending Topic

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tampilan google pada Hari Kartini. google.com

    Tampilan google pada Hari Kartini. google.com

    TEMPO.CO, Jakarta -  Tagar #SelamatHariKartini memenuhi media sosial Twitter pada 21 April 2016. Lebih dari 68 juta cuitan dikirim para netizen dalam peringatan hari kelahiran Kartini. Hal ini membuat tagar tersebut menduduki peringkat kedua trending topic dunia.

    Netizen mengucapkan selamat hari kartini. Ucapan pun berseliweran. Tak hanya kaum perempuan yang mengirimkan ucapan ini, para lelaki juga ikut memeriahkan. Harapan-harapan terkait dengan kiprah Kartini modern mereka ungkapkan. Akun-akun tokoh ternama tak ketinggalan memeriahkan peringatan Hari Kartini di Twitter.

    Wakil Menteri Luar Negeri Indonesia, yang menjabat  pada 14 Juli-20 Oktober 2014, Dino Patti Djalal, melalui akun Twitter-nya @dinopattidjalal, mengungkapkan kekagumannya terhadap sosok Kartini.

    Saya mengagumi aspirasi Kartini. Namun Kartini pasif menerima nasibnya. Kartini abad ke-21 harus aktif mengubah nasibnya. Selamat hari Kartini!” tulisnya di Twitter.

    Akun Twitter resmi Senator Indonesia, @DPDRI, juga mengucapkan selamat Hari Kartini. “Selamat Hari Kartini, untuk perempuan-perempuan Indonesia yang masih memperjuangkan mimpi dan merealisasikannya,” tulis @DPDRI di Twitter.

    Wali  Kota Bandung Ridwan Kamil ikut menyampaikan selamat Hari Kartini melalui akun Twitter-nya. “Semoga perempuan Indonesia hari ini makin hebat dalam berkarya, namun tetap mengutamakan keluarga,” begitulah harapan wali kota yang akrab disapa Kang Emil itu di Twitter.

    Presiden ke-6 Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono, juga mengirim cuit berseri di Twitter tentang pandangannya terhadap Kartini. Pertama, ia mencuit, makin banyak kaum perempuan yang membanggakan dan sukses dalam karier dan profesinya. Kedua, banyak perempuan Indonesia berkelas nasional dan dunia melenggang di arena politik, diplomasi, bisnis, pendidikan, sosial, gerakan civil society, dan lain-lain.

    Menurut SBY, tak sedikit kaum perempuan yang masih bergulat dengan kehidupan yang keras, termasuk mereka dari golongan miskin dan tak mampu.

    Perjuangan R.A. Kartini masih belum rampung. Dengan semangat "No Woman Left Behind”, mari terus kita majukan kaum perempuan Indonesia,” tulis SBY di Twitter.

    SHELA KUSUMANINGTYAS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.