Pilgub Babel, Dubes Jepang Yusron Ihza Ikut Penjaringan PDIP

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Menteri Hukum dan HAM Yusril Ihza Mahendra  (kanan) menyalami adiknya yang juga Dubes Indonesia untuk Jepang merangkap Federasi Mikronesia Yusron Ihza Mahendra (kiri) seusai acara pelantikan 14 dubes baru yang dipimpin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara, Jakarta, Selasa (24/12). ANTARA/Andika Wahyu

    Mantan Menteri Hukum dan HAM Yusril Ihza Mahendra (kanan) menyalami adiknya yang juga Dubes Indonesia untuk Jepang merangkap Federasi Mikronesia Yusron Ihza Mahendra (kiri) seusai acara pelantikan 14 dubes baru yang dipimpin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara, Jakarta, Selasa (24/12). ANTARA/Andika Wahyu

    TEMPO.CO, Pangkalpinang - Menjelang pelaksanaan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), sejumlah tokoh mengikuti  penjaringan bakal calon yang dibuka oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.

    Inspektur Utama Badan Narkotika Nasional  Inspektur Jenderal Muhammad Rum Murkal dan Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang Yusron Ihza Mahendra merupakan dua tokoh di antara para bakal calon yang turut mengambil formulir pendaftaran melalui partai banteng.

    Menurut Ketua Tim Pendaftaran Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur PDI Perjuangan Bangka Belitung, Albana, sebanyak 12 orang telah mengambil formulir pendaftaran.

    Mereka ialah Rum Murkal, Yusron Ihza Mahendra, Saidi K.M., Hermanto Aliong, Dokter Ismi, Bastian, Anton Gozelie, Riza Firmansyah, Maulana Akil, Faturrahman, Dharma Sutomo dan Samsirwan.  "Namun baru saudara Faturrahman yang sudah mengembalikan formulir," ujar Albana kepada Tempo, Rabu, 20 April 2016.

    Albana menuturkan penjaringan bakal calon tersebut terbuka bagi semua orang, baik kader PDI Perjuangan maupun bukan. Calon yang sudah mengembalikan berkas tahap pertama akan diverifikasi oleh tim.

    "Yang lolos verifikasi berkas pendaftaran, nama-namanya akan diserahkan ke dewan pimpinan pusat untuk mengikuti tahap penyaringan. Nanti bakal calon tersebut akan mengikuti psikotes, tes tertulis, dan fit and proper test," ujar dia.

    Selain beragam tes, kata Albana,  Dewan Pimpinan Pusat dan Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan Bangka Belitung akan melakukan survei kepada seluruh bakal calon untuk mengukur tingkat popularitas dan elektabilitasnya.

    "Jika memang layak, nanti Ketua Umum PDI Perjuangan  yang memutuskan siapa yang akan maju ke pilkada. Intinya yang didukung yang mengikuti tahapan kami. Kalau tidak ikut ngapain diusung," ujar dia.

    SERVIO MARANDA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.