Ridwan Kamil Melunak, PKL Purnawarman Diberi Waktu Sepekan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang ibu mengabadikan kedatangan walikota Bandung, Ridwan Kamil dengan ponselnya saat meninjau lokasi yang akan digunakan untuk relokasi pedagang kaki lima (PKL) di Gedung Eks Matahari Cicadas, Kiara Condong, Bandung, Jawa Barat. 25 Agustus 2014. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    Seorang ibu mengabadikan kedatangan walikota Bandung, Ridwan Kamil dengan ponselnya saat meninjau lokasi yang akan digunakan untuk relokasi pedagang kaki lima (PKL) di Gedung Eks Matahari Cicadas, Kiara Condong, Bandung, Jawa Barat. 25 Agustus 2014. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    TEMPO.CO, Bandung - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil melunak terhadap pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Purnawarman. Mereka diberi izin jualan kembali di trotoar selama satu pekan. "Saya kasih kesepakatan, boleh berjualan di trotoar selama satu minggu," kata Ridwan Kamil, Selasa,19 April 2016.

    Selama satu pekan ini, tempat relokasi, yang sebelumnya sudah ditempati para PKL, yakni di parkir outdoor Bandung Elektronik Centre (BEC), akan direnovasi dan dipercantik sementara waktu guna memenuhi tuntutan para pedagang. "Sementara saja, selama lokasi permanennya dibangun," ujarnya.

    Ridwan Kamil memastikan, Pemerintah Kota Bandung tidak akan kembali melunak. Setelah tempat relokasi diperbaiki, para pedagang harus kembali ke sana secepatnya. "Mereka sudah mengirimkan surat pernyataan akan taat aturan," ucapnya.

    Menurut Uep Sukandar, perwakilan PKL Jalan Purnawarman, rekan-rekannya sepakat direlokasi ke parkiran milik Bandung Electronic Center (BEC). Keputusan itu merupakan hasil negosiasi antara pedagang dan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Senin, 18 April 2016.

    Uep mengatakan, dari hasil rapat, sudah ada kesepakatan tertulis dengan Ridwan Kamil. Para pedagang, kata Uep, siap direlokasi asal Ridwan Kamil memenuhi tuntutan para PKL, di antaranya bangunan sudah siap ditempati, lengkap dengan fasilitas air dan listrik.

    "Sudah ada kesepakatan, tuntutannya ya perelokasian. Sebelum tempat relokasi selesai, saya minta izin dulu berjualan di trotoar seperti semula. Pak Wali juga sudah memberikan izin, hanya kemarin belum ada jawaban dari rekan-rekan kami. Nah, barusan ada jawaban siap direlokasi. Kami akan tempati setelah tempatnya selesai, ada listrik, air," tutur Uep.

    Selain itu, Uep meminta Pemkot Bandung turut mempromosikan lokasi baru ini guna menarik para pembeli. "Saya sangat berharap, apa yang dijanjikan Pak Wali terpenuhi. Fasilitas PKL kan sedang dibangun, masalah air, listrik, kredit melati, dan dijanjikan untuk. Pak Wali sudah open, kalau ada yang kurang puas, bisa diobrolkan secara baik-baik," tuturnya.

    PUTRA PRIMA PERDANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cesium 137 dan Bahaya Radiasi Pada Tubuh Manusia

    Cesium 137 adalah bahan radioaktif yang digunakan berbagai industri dan pengobatan. Bila salah dikelola, bahan itu akan menimbulkan sejumlah penyakit.