Sambangi KPK, Bupati Karawang Laporkan Harta Kekayaan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bupati Karawang, Cellica Nurracahadiana menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) terbaru setelah dilantik menjadi bupati Karawang periode 2015-2020 di Gedung KPK, Jakarta, 18 April 2016. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Bupati Karawang, Cellica Nurracahadiana menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) terbaru setelah dilantik menjadi bupati Karawang periode 2015-2020 di Gedung KPK, Jakarta, 18 April 2016. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana menyambangi Komisi Pemberantasan Korupsi, Senin, 18 April 2016. Cellica tiba di lembaga antirasuah sekitar pukul 13.00. "Ini saya mau verifikasi LHKPN," ucapnya.

    Cellica mengenakan setelan abu-abu dengan kerudung warna selaras. Gincunya merah. Alisnya tebal. Ia tampak malu-malu menyebut besaran hartanya yang dilaporkan dalam laporan harta kekayaan pejabat negara (LHKPN). "Nanti saja bicara sama KPK," katanya sambil tersenyum.

    Cellica dilantik sebagai Bupati Karawang periode 2016-2021 pada Rabu, 17 Februari 2016, di Gedung Merdeka, Bandung, Jawa Barat. Cellica, yang berpasangan dengan Akhmad Zamaksyari, dilantik Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.

    Sebelum diangkat, Cellica adalah Wakil Bupati Karawang pada masa kepemimpinan Bupati Ade Swara. Sebelumnya, ia sempat mencicip sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Barat periode 2009-2014.

    Cellica terekam telah melaporkan LHKPN-nya saat maju sebagai calon Bupati Karawang pada Desember 2015. Saat itu harta Cellica mencapai Rp 37,9 miliar. Sedangkan pada 2010, ia melaporkan hartanya sebesar Rp 2,2 miliar.

    MAYA AYU PUSPITASARI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Wuhan Menjangkiti Kapal Pesiar Diamond Princess

    Jumlah orang yang terinfeksi virus korona Wuhan sampai Minggu, 16 Februari 2020 mencapai 71.226 orang. Termasuk di kapal pesiar Diamond Princess.