Pesawat Kalstar Terbakar 5 Menit Setelah Lepas Landas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah petugas SAR mengevakuasi penumpang pesawat maskapai Kalstar dengan Rute Ende-Kupang-Denpasar yang tergelincir di Bandara El Tari Kupang, NTT, 21 Desember 2015. Kecelakaan pesawat tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Foto: Istimewa

    Sejumlah petugas SAR mengevakuasi penumpang pesawat maskapai Kalstar dengan Rute Ende-Kupang-Denpasar yang tergelincir di Bandara El Tari Kupang, NTT, 21 Desember 2015. Kecelakaan pesawat tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Foto: Istimewa

    TEMPO.CO, Banjarmasin - Pesawat Kalstar nomor penerbangan KLS 931 rute penerbangan Sampit (SMQ) - Banjarmasin (BDJ) - Kotabaru (KBU), mengalami ledakan mesin diikuti percikan api pada sayap sisi kiri. Ledakan terjadi lima menit setelah pesawat pengangkut 34 orang itu lepas landas dari Bandara Syamsudin Noor, Banjarbaru.

    Peristiwa membuat empat penumpang menderita luka ringan akibat meloncat lewat pintu darurat tanpa bantuan tangga. Maskapai merujuk korban ke Rumah Sakit Siaga di Kota Banjarmasin. Dari penelusuran Tempo di ruang UGD, empat penumpang luka-luka terdiri atas Saimur Magabe (35), Arbayah (36), Rusdi Bahdi (54), dan Juhriah (45).

    Rusdi Bahdi dan Saimur Magabe merupakan pegawai Perum Bulog yang akan bertugas ke Kotabaru. Humas Bulog Divisi Regional Kalimantan Selatan, Yusran, mengatakan Saimur Magabe akan dipulangkan secepatnya ke Jakarta. Adapun Rusdi Bahdi memang asal Banjarmasin.

    Menurut Yusran, maskapai cukup lamban merujuk korban ke rumah sakit. "Tiba di sini jam 2 siang, hanya terkilir saja. Semua pengobatan yang menanggung Kalstar," ujar Yusran di UGD RS Siaga, Jumat, 15 April 2016.

    General Manajer PT Angkasa Pura I Cabang Syamsudin Noor, Handy Heryuditiawan, menuturkan pesawat maskapai Kalstar nomor penerbangan KLS 931 mengalami kebakaran mesin pada sayap sisi kiri. Sayap kiri pesawat yang mengangkut 34 penumpang itu, diketahui meledak setelah lima menit lepas landas dari Bandara Syamsudin Noor, Banjarbaru.

    Pesawat Kalstar sejatinya cuma transit di Syamsudin Noor, setelah terbang dari Bandara H. Asan, Sampit (SMQ), Kalimantan Tengah. Tiba di Syamsudin Noor pukul 11.30 wita, pesawat melanjutkan penerbangan ke Kotabaru pada pukul 11.52 wita. Tak lama setelah mengudara, pilot Richard J.G meminta kembali ke bandara setelah sayap kiri mengeluarkan percikan api. “Ada engine fire, sesuai prosedur pilot harus return to base (RTB). KNKT akan datang menyelidiki penyebabnya (sumber api),” ujar Handy.

    Meski sedang mengudara, pilot terpaksa mematikan mesin yang terbakar. Mendapat permintaan RTB, petugas ground handling Kalstar, Angkasa Pura, dan petugas Lanud Syamsudin Noor bergegas merapat ke runaway 10 untuk memadamkan mesin dan evakuasi penumpang beserta awak pesawat.

    Sekitar pukul 12.10 WITA, pesawat ditarik ke apron 8 Bandara Syamsudin Noor. “Empat orang penumpang mengalami trauma saja, sudah dibawa ke Rumah Sakit Siaga. Enggak ada yang cidera serius,” kata Handy.

    Akibat kejadian ini, penerbangan Kalstar rute Banjarmasin – Kotabaru sementara dibatalkan. Angkasa Pura masih mencari letak kerusakan mesin pesawat. Ihwal nasib penumpang, maskapai akan mengembalikan biaya tiket pesawat 100 persen.

    Kejadian ini membuat tiga penerbangan dari Bandara Syamsudin Noor mesti ditunda. Menurut Handy, ketiga penerbangan yang tertunda terdiri atas Lion Air (JT 227) rute Banjarmasin – Surabaya, Garuda Indonesia (GA 545) rute Banjarmasin – Yogyakarta, dan Wings Air (IW 1397) rute Banjarmasin – Kotabaru.

    Berikut nama kru Kalstar KLS 931: Pilot Richard J.G, kopilot Akbar, kopolit training Ikhsan, EOB Asep, Pramugari Novida dan Farathita.

    DIANANTA P. SUMEDI
     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hati-hati, Ada 5 Tempat Rawan Penularan Virus Corona di Kantor

    Penelitian mengumpulkan daftar lima titik risiko penyebaran Covid-19 di kantor. Sejumlah titik penularan virus corona sering kita abaikan.