Tiga Minggu Operasi Narkoba, Polisi Yogya Ringkus 58 Orang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Suryo Wibowo

    TEMPO/Suryo Wibowo

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Jajaran Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta menangkap sebanyak 58 orang dalam 39 kasus penyalahgunaan narkotika. Operasi Berantas Sindikat Narkoba atau Bersinar sudah dilakukan selama tiga pekan dan masih berlanjut hingga 19 April 2016.

    Dari jumlah itu, ada yang dikategorikan sebagai pemakai dan pengedar. Sebanyak 12 orang sebagai pemakai dan sisanya sebanyak 46 orang merupakan pengedar narkoba.


    "Sebanyak 30 persen merupakan mahasiswa, sisanya adalah pegawai swasta dan wiraswasta," kata Wakil Direktur Reserse Narkoba Kepolisian Daerah (Polda) Daerah Istimewa Yogyakarta Ajun Komisaris Besar J Permadi Wibowo, Rabu, 13 April 2016.


    Dari operasi penyalahgunaan narkotika itu, polisi menyita beberapa barang bukti. Antara lain 2,69 gram sabu dan 5,1 gram ganja. Para pengguna memanfaatkan pesan pendek pada perangkat seluler untuk memesan barang haram itu. Sedangkan uangnya cukup ditransfer melalui perbankan. 


    "Mereka menggunakan sistem putus. Barang ditaruh di lokasi yang disepakati. Kami masih mencari siapa bandarnya," kata dia.


    Masalah satu juru bicara Polda Daerah Istimewa Yogyakarta Komisaris Sumarsih menyatakan, gelar operasi penyalahgunaan narkotika masih berlanjut hingga 19 April 2016. Namun usai masa itu polisi tetap melakukan razia untuk penyalahgunaan narkotika itu. "Lebih banyak bahayanya dibandingkan manfaat dari narkoba itu," kata dia.



    MUH SYAIFULLAH

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.