Jokowi Temui Politikus Cina, Bahas Kerja Sama dengan Partai Komunis Cina  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi (kanan) bersiap menaiki KRI Frans Kaisiepo-368 sementara Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti (kiri) memotret dari belakang, dalam Komodo 2016, di Pelabuhan Teluk Bayur, Padang, 12 April 2016. Kegiatan tersebut melibatkan sedikitnya 50-an kapal. ANTARA/Iggoy el Fitra

    Presiden Jokowi (kanan) bersiap menaiki KRI Frans Kaisiepo-368 sementara Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti (kiri) memotret dari belakang, dalam Komodo 2016, di Pelabuhan Teluk Bayur, Padang, 12 April 2016. Kegiatan tersebut melibatkan sedikitnya 50-an kapal. ANTARA/Iggoy el Fitra

    TEMPO.CO, Jakarta -  Presiden Joko Widodo sore ini menemui delegasi Partai Komunis Cina. Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan pertemuan membahas masalah ekonomi, hubungan bilateral, serta kerja sama partai antara Indonesia dan Cina.

    "Kedua negara berkeinginan untuk meningkatkan persahabatan dan saling beri manfaat pada tingkat pemerintah, negara, dan partai," kata Pramono yang mendampingi Presiden di Istana Merdeka, Rabu, 14 April 2016. Delegasi dipimpin oleh Kepala Biro Hubungan Internasional dan Luar Negeri Partai Komunis Cina, Song Tao.

    Dari segi ekonomi, kata Pramono, pemerintah Indonesia dan Cina sepakat untuk melanjutkan kerja sama, tidak hanya yang sudah berjalan seperti proyek kereta cepat Jakarta- Bandung. Kerja sama di bidang lain, kata dia, akan ditingkatkan seperti kerja sama sumber daya mineral, energi, dan infrastruktur. "Menteri BUMN dan Wamenlu ditugaskan untuk menindaklanjuti beberapa hal yang disampaikan," katanya.

    Pramono mengatakan dari segi hubungan Cina dan Indonesia, Song Tao secara khusus menyampaikan undangan bagi Presiden Jokowi untuk hadir pada G-20 di Han Zhao, Cina. Pramono mengatakan Presiden memang secara rutin menghadiri acara G-20. Dalam kunjungan kali ini, Song Thao juga akan berkunjung ke kenttor PDI Perjuangan. Pramono mengatakan Indonesia dan Cina memang berkomitmen untuk meningkatkan kerja sama antar partai. "Memang hadir dalam rangka memenuhi undangan PDIP," katanya.

    Pertemuan antara Jokowi dan delegasi Cina berlangsung sekitar 40 menit. Presiden didampingi oleh Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno, dan Wakil Menteri Luar Negeri M. Fachri.

    ANANDA TERESIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rencana dan Anggaran Pemindahan Ibu Kota, Ada Tiga Warga Asing

    Proyek pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur dieksekusi secara bertahap mulai 2020. Ada tiga warga asing, termasuk Tony Blair, yang terlibat.