Rapat Petinggi KMP Selama 2 Jam, Ical Bilang Cuma Kangenan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • (kiri-kanan) Para petinggi Koalisi Merah Putih (KMP) Prabowo Subianto, Amien Raiz, Aburizal Bakrie dan Djan Faridz memberikan keterangan pers usai menjenguk Mantan Menteri Agama Suryadharma Ali di Rutan Guntur, Jakarta, 4 Juni 2015. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    (kiri-kanan) Para petinggi Koalisi Merah Putih (KMP) Prabowo Subianto, Amien Raiz, Aburizal Bakrie dan Djan Faridz memberikan keterangan pers usai menjenguk Mantan Menteri Agama Suryadharma Ali di Rutan Guntur, Jakarta, 4 Juni 2015. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Rapat para petinggi partai yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih berlangsung selama dua jam.  Mereka mengaku hanya bersilaturahim sambil membahas persoalan bangsa dan negara.

    Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie mengatakan pertemuan itu untuk temu kangen dengan sesama partai yang tergabung dalam KMP.

    "Tanya apa kabar, cucu saya bagaimana, kemarin berenang di Australia. Saya tanya begitu. Kangen-kangenan saja sama temen-temen," kata Aburizal, Kamis malam, 31 Maret 2016, seusai pertemuan di kantor DPP PKS, Jl TB Simatupang, Jakarta Selatan.

    Dia mengatakan pertemuan juga membicarakan permasalah bangsa yang diharapkan lebih baik. "Bagaimana kami ingin membantu pemerintah bersama-sama, bagaimana menaikan harkat hidup orang banyak. Enggak ada partai politik tidak bicara bangsa dan negara," kata Aburizal.

    Pertemuan dimulai sekitar pukul 20.00 dan berakhir dua jam berikutnya. Hadir dalam kesempatan itu Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, Presiden PKS Sohibul Iman, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Ketua PPP Djan Farid, dan politikus PPP Dimyati Natakusumah.

    Senada dengan Aburizal, Prabowo tak berkomentar banyak soal isi pertemuan. Saat ditanya soal kemungkinan berkoalisi dalam Pilkada DKI, dia menjawab normatif. "Kemungkinan ada saja, ya. Bisa saja," kata Prabowo singkat.

    Sementara tuan rumah Sohibul Iman mengatakan inti pertemuan hanya ajang silaturahim karena sudah lama tidak bertemu. "Bahwa kemudian kami adalah partai politik, tentu kami bicara persoalan bangsa dan negara," kata Sihibul Iman.

    Dia tak merinci isi pertemuan itu. Namun, "Pertemuan membicarakan soal perekonomian, sosial, termasuk beberapa agenda-agenda di DPR," kata dia.

    AMIRULLAH



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.