Ahok Tuding Cuitan Adik Yusril Rasis  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Menteri Hukum dan HAM Yusril Ihza Mahendra  (kanan) menyalami adiknya yang juga Dubes Indonesia untuk Jepang merangkap Federasi Mikronesia Yusron Ihza Mahendra (kiri) seusai acara pelantikan 14 dubes baru yang dipimpin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara, Jakarta, Selasa (24/12). ANTARA/Andika Wahyu

    Mantan Menteri Hukum dan HAM Yusril Ihza Mahendra (kanan) menyalami adiknya yang juga Dubes Indonesia untuk Jepang merangkap Federasi Mikronesia Yusron Ihza Mahendra (kiri) seusai acara pelantikan 14 dubes baru yang dipimpin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara, Jakarta, Selasa (24/12). ANTARA/Andika Wahyu

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengaku geram dengan cuitan Yusron Ihza Mahendra, adik kandung Yusril Ihza Mahendra, yang dianggap rasis. Yusron dan Yusril adalah politikus Partai Bulan Bintang. Yusril dan Basuki tengah bersiap menjadi bakal calon Gubernur DKI Jakarta pada pemilihan mendatang.

    "Makin banyak calon, orang Jakarta makin untung, asal jelas programnya. Jangan nakut-nakutin. Ada yang nge-twit nakutin. Kasihan, loh. Turunan Cina miskin, nanti dibantai gara-gara Ahok," kata Ahok, sapaan akrab Basuki, di Cipinang Besar Utara, Rabu, 30 Maret 2016.

    Di akun Twitter @YusronIhza_Mhd, pada Senin, 28 Maret, Yusron menuliskan, "Jika sayang dengan etnis Cina yang baik, miskin, dan bisa lari ke luar negeri jika ada kerusuhan etnik, mohon Ahok tidak arogan dalam memerintah. Kasihan dengan Cina-Cina lainnya, yang miskin, baik, tidak salah jika mereka jadi korban."

    Baca juga: Tulisan Yusuf Mansur Soal Pilkada: Jakarta Adem

    Yusron kini menjabat Duta Besar Indonesia di Jepang. Setelah membaca cuitan tersebut, Ahok melaporkannya ke Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. "Itu kurang ajar, namanya rasis. Bu Retno kalau punya dubes kayak gini. Ini bukan (orang) Indonesia. Jangan taruh orang yang mau ubah Pancasila sila pertama," tutur Ahok.

    Ahok meminta pihak yang menentangnya menilai lewat kinerjanya selama ini. Ahok menilai, pihak yang menjual isu agama untuk mendapatkan suara adalah tindakan pengecut dan menghina Tuhan. "Tuhan aja enggak rasis, kamu Islam, saya Kristen, Tuhan kasih udara yang sama. Kalau Tuhan anggap Kristen kafir, bunuh gue sekarang saja," ucapnya.

    Cuitan Yusron mengomentari salah satu portal berita, yang mengutip seorang politikus yang mengingatkan Ahok dan perkumpulan relawannya, Teman Ahok. Si politikus mengatakan agar etnis Tionghoa jangan "sok jago" ketika berkuasa atau dekat dengan penguasa.

    LARISSA HUDA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Nadiem di Pendidikan, Termasuk Menghapus Ujian Nasional

    Nadiem Makarim mengumumkan empat agenda utama yang dia sebut "Merdeka Belajar". Langkah pertama Nadiem adalah rencana menghapus ujian nasional.