Pelantikan di Tempat Pembuangan Sampah, Legislator Pingsan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Walikota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto bersama wakil walikota Syamsu Rizal saat berada disela-sela Ratusan Kepala sekolah saat di ambil sumpahnya di lokasi Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Antang Manggala, Makassar, Sulawesi Selatan,  30 Maret 2016. Sebanyak 435 orang Kepala sekolah se kota Makassar terdiri dari SD 365 orang, SMP 39 orang dan untuk SMA 22 melakukan pengambilan sumpah dipimpin langsung oleh Walikota Makassar. TEMPO/Iqbal Lubis

    Walikota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto bersama wakil walikota Syamsu Rizal saat berada disela-sela Ratusan Kepala sekolah saat di ambil sumpahnya di lokasi Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Antang Manggala, Makassar, Sulawesi Selatan, 30 Maret 2016. Sebanyak 435 orang Kepala sekolah se kota Makassar terdiri dari SD 365 orang, SMP 39 orang dan untuk SMA 22 melakukan pengambilan sumpah dipimpin langsung oleh Walikota Makassar. TEMPO/Iqbal Lubis

    TEMPO.CO, Makassar - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Makassar Indira Mulyasari Paramastuti pingsan saat menghadiri pelantikan ratusan kepala sekolah di tempat pembuangan sampah akhir (TPA) di Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Rabu, 30 Maret 2016. Legislator dari Fraksi Partai NasDem itu tiba-tiba terjatuh dan tak sadarkan diri saat prosesi pembacaan pakta integritas oleh semua kepala sekolah yang dilantik.

    Diduga, Indira tak tahan dengan bau busuk sampah. Apalagi lokasi pelantikan terletak di tengah-tengah tumpukan sampah yang menggunung. "Ibu memang tadi terlihat sesekali menutup hidung. Mungkin tidak tahan baunya," kata salah seorang kepala sekolah yang dilantik.

    Indira pun langsung digotong peserta acara dan dibantu sejumlah anggota Satuan Polisi Pamong Praja Pariwisata menuju ke klinik yang berada di lokasi untuk mendapat perawatan. Namun kejadian itu tidak mengganggu kelancaran acara.

    Bau busuk dari sampah yang menggunung di lokasi pelantikan memang terlihat mengganggu para peserta acara yang hadir. Sejumlah kepala sekolah dan pejabat yang hadir terlihat sesekali menutup hidung karena tak sanggup menahan bau tak sedap dari sampah.

    Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto sendiri memang sengaja memilih TPA Tamangapa sebagai lokasi pelantikan kepala sekolah. Danny—sapaan akrab Ramdhan—beralasan, pihaknya ingin memberikan pesan kepada kepala sekolah yang dilantik agar mengedepankan pendidikan akan pentingnya kebersihan kepada peserta didik. "Perilaku tentang menjaga kebersihan ini harus dibentuk lewat pendidikan," ucapnya.

    Bau tak sedap dari TPA Tamangapa ini juga sempat mengganggu aktivitas warga Kota Makassar. Bau busuk tercium hingga ke sejumlah wilayah di Makassar akibat pengerukan sampah yang dilakukan beberapa hari terakhir.

    Pemerintah Kota Makassar sendiri memang tengah membenahi TPA Tamangapa dan berencana membuat TPA berkelas “bintang lima”.

    AWANG DARMAWAN



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.