La Nyalla Ditetapkan Masuk Daftar Pencarian Orang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum PSSI, La Nyalla Mattalitti saat menemui Komisi X DPR RI di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 20 April 2015. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Ketua Umum PSSI, La Nyalla Mattalitti saat menemui Komisi X DPR RI di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 20 April 2015. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Surabaya - Asisten Pidana Kusus Kejaksaan Tinggi Jawa Timur I Made Suarnawan menetapkan La Nyalla Mattalitti masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) tertanggal 29 Maret 2016. "Sejak siang ini, pukul 13.00," tegas Suarnawan, Selasa 29 Maret 2016.

    Menurut Suarnawan, penetapan Daftar Pencarian Orang terhadap La Nyalla dilakukan setelah upaya paksa Kejaksaan tidak membuahkan hasil. Sejak La Nyalla ditetapkan mangkir tiga kali, Senin 28 Maret 2016 Senin kemarin Kejaksaan terus melakukan perburuan terhadap Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia itu.

    Suarmawan mengatakan Kejaksaan bekerja sama denga Kepolisian Daerah Jawa Timur untuk mencari keberadaan La Nyalla. Dia mengaku belum tau dimana La Nyalla. Suarmawan juga tidak berani mangatakan keberadaan La Nyalla di luar negeri karena belum cukup bukti.

    SIMAK: Imigrasi: La Nyalla Ada di Malaysia Sejak 17 Maret

    Pengacara La Nyalla, Ahmad Riyadh menghargai semangat Kejaksaan. "Nanti saya sampaika ke Pak La Nyalla, tidak tahu langkah selanjutnya," ujar Riyadh kepada Tempo.

    Riyadh membenarkan kliennya saat ini ada di luar negeri. Namun, dia tidak mengaku tidak mengetahui La Nyalla ada di negara mana. Kata Riyadh itu urusan pribadi. Pulang kapan, Riyadh mengatakan tidak tahu.

    La Nyalla ditetapkan tersangka oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Timur pada tanggal 16 Maret 2016. Kejaksaan menduga, La Nyalla menyelewengkan dana hibah kamar dagang dan industri Jawa Timur untuk pembelian saham perdana Bank Jatim 2012 sebesar Rp 5,3 miliar. Dengan keuntungan yang diduga untuk kepentingan pribadi senilai Rp 1,1 miliar.

    SIMAK:  KPK Pastikan Kasus Korupsi RS Unair Tak Terkait La Nyalla

    Kepala Seksi Penerangan dan Hukum Kejaksaan Tinggi Jawa Timur Romy Arizyanto mengatakan kejaksaan melalaui Kejaksaan Agung telah melayangkan surat pencekalan ke imigrasi setelah La Nyalla ditetapkan sebagai tersangka pada tanggal 16 Maret 2016.

    Namun, berdasarkan pemantauan kejasaan surat pencekalan dari imigrasi tertanggal 18 Maret 2016. Romy mengatakan tidak bisa menyalahkan siapapun. Karena itu, lanjut dia, hanya terkait teknis. "Kita dapat info ada tiket atas nama La Nyalla dari Bandara Soekarno Hatta ke Kuala Lumpur tanggal 17 Maret 2016," ujar Romy kepada wartawan.

    SITI JIHAN SYAHFAUZIAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.