Menteri Luhut Resmikan Pos Perbatasan Papua dengan Papua Nugini

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aparat TNI AD Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Batalyon Infanteri (Yonif) 323/Darma Putra (DP) Raider berjaga-jaga di pos masuk perbatasan RI-PNG, Skouw, Kota Jayapura, Papua, 17 September 2015. ANTARA/Indrayadi TH

    Aparat TNI AD Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Batalyon Infanteri (Yonif) 323/Darma Putra (DP) Raider berjaga-jaga di pos masuk perbatasan RI-PNG, Skouw, Kota Jayapura, Papua, 17 September 2015. ANTARA/Indrayadi TH

    TEMPO.CO, Papua - Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan meresmikan peletakan batu pertama pembangunan Pos Lintas Batas Negara di Skouw, Papua. Pos ini merupakan pos perbatasan Papua dengan Papua Nugini.

    "Mengenai lintas batas merupakan program Jokowi untuk memberi wajah baru perbatasan," ucap Luhut, Selasa, 29 Maret 2016.

    Luhut mengatakan arahan Jokowi adalah ingin wajah perbatasan di Indonesia lebih baik daripada negara tetangga. Menurut Luhut, hal tersebut menaikkan harga diri bangsa. Pembangunan PLBN Skouw akan menghabiskan dana Rp 165,944 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2016.

    PLBN Skouw dibangun di atas lahan seluas 10,7 hektare dengan luas bangunan 7.619 meter persegi. "Pembangunan PLBN di Skouw diharapkan selesai Desember tahun ini," ujar Luhut.

    Selain di Skouw, ada enam PLBN lain yang saat ini tengah dibangun Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan ditargetkan selesai pada akhir 2016.

    Enam PLBN tersebut, antara lain, terdapat di Motaain, Motamasin, dan Wini, Nusa Tenggara Timur. PLBN juga terdapat di Aruk, Nanga Badau, dan Entikong, Kalimantan Barat.

    Dalam kunjungannya itu, Luhut didampingi Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dan Kepala Badan Intelijen Negara Sutiyoso. Setelah dari Jayapura, Luhut bertolak ke Fiji.

    TIKA PRIMANDARI



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Catatan Kinerja Pemerintahan, 100 Hari Jokowi - Ma'ruf Amin

    Joko Widodo dan Ma'ruf Amin telah menjalani 100 hari masa pemerintahan pada Senin, 27 Januari 2020. Berikut catatan 100 hari Jokowi - Ma'ruf...