Ada Chelsea Islan di Kelas Inspirasi Sinema Kemendikbud

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Anies Baswedan (keempat kanan), berfoto bersama para siswa kota Ambon, didampingi Gubernur Maluku Said Assagaff, saat pembukaan festival pendidikan Maluku 2016, di Taman Budaya, Ambon, 29 Januari 2016. TEMPO/Diko Oktara

    Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Anies Baswedan (keempat kanan), berfoto bersama para siswa kota Ambon, didampingi Gubernur Maluku Said Assagaff, saat pembukaan festival pendidikan Maluku 2016, di Taman Budaya, Ambon, 29 Januari 2016. TEMPO/Diko Oktara

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Pendidikan  dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Pusat Pengembangan Perfilman Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, mengajak para sineas film untuk mengenalkan perfilman Indonesia kepada para siswa Sekolah Menengah Atas, Sekolah Menengah Kejuruan, di Kelas Inspirasi Sinema (KIS). Kegiatan ini merupakan Rangkaian Peringatan Hari Film Nasional 2016.

    KIS dilangsungkan di 10 sekolah di Provinsi Jawa Barat, dan 20 sekolah di Provinsi DKI Jakarta. Kelas Inspirasi Sinema di Jawa Barat berlangsung selama dua hari, yaitu pada tanggal 23-24 Maret 2016. Sedangkan, kelas inspirasi di wilayah DKI Jakarta berlangsung pada tanggal 28-29 Maret 2016.

    Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan hadir pada Kelas Inspirasi Sinema di SMK 57 Jakarta Selatan, Selasa, 29 Mret 2016. Di salah satu dari 30 sekolah itu hadir artis Chelsea Islan dan Andhy Pulung berbagi ilmu dan pengalaman tentang dunia film.

    Anies menjelaskan Kelas Inspirasi Sinema akan memberikan manfaat yang beragam, baik bagi para siswa maupun para insan fim yang terlibat. "Bagi para siswa, ini menjadi inspirasi bagaimana bergelut di industri kreatif, seperti dunia film atau sinema," ujarnya saat membuka Kelas Inspirasi Sinema di SMKN 57 Ragunan, Jakarta, Selasa, 29 Maret 2016.

    Bagi para insan film, tambah Anies, ini kesempatan untuk berbagi pengalaman, ilmu dan inspirasi. “Ini contoh nyata bagaimana menjadikan pendidikan sebagai gerakan. Publik terlibat, Pemerintah menfasilitasi. Makin luas masyarakat terlibat, kita makin optimistis banyak masalah pendidikan yang akan semakin cepat diselesaikan," ujarnya.

    Menurut Kepala Pusat Pengembangan Perfilman Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Maman Wijaya, rata-rata dua hingga tiga sineas perfilman yang didaulat menjadi pembicara di kelas inspirasi di setiap sekolah.  

    Kategori pemilihan sineas film, berdasarkan jam terbang sineas berkecimpung di dunia perfilman. “Kami tempatkan satu artis senior, dan satu artis junior di tiap kelas,” ujar Maman.

    Kegiatan yang berlangsung di Kelas Inspirasi Sinema ini terdiri atas dua sesi, yaitu pertama sesi kelas besar yang berisi pemutaran film dan bercerita bersama artis yang didaulat menjadi pembicara di kelas tersebut. Untuk kelas besar, sebanyak 300-an siswa dikumpulkan di aula besar.

    Kedua, sesi kelas kecil. Pada sesi ini, para siswa yang tergabung di dalam ekstrakurikuler film untuk jenjang Sekolah Menengah Atas, maupun jurusan perfilman di jenjang Sekolah Menengah Kejuruan yang dikumpulkan di dalam sesi ini.

    “Sekitar 20-an siswa yang kami kumpulkan di kelas kecil. Di kelas ini lebih ditujukan bagi siswa yang benar-benar berminat terhadap perfilman,” jelas Maman.

    Ke depan, Kelas Inspirasi Sinema akan diperluas ke provinsi lainnya di Indonesia. Harapannya, kelas inspirasi ini dapat meningkatkan kecintaan terhadap film-film Indonesia.   Selain itu berinteraksi dengan sineas perfilman dapat memancing minat siswa berkecimpung di dunia perfilman. “Kami masih melihat respons para siswa, kalau positif maka akan diperluas ke provinsi lain,” ujar Maman.

    Lebih dari 50 sineas terlibat dalam Kelas Inspirasi Sinema ini. Mereka antara lain Chelsea Islan, Andhy Pulung, Julie Estelle, Titi Rajo Bintang, Salman Aristo, dan Widyawati.

    ERWIN Z


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.