Ribuan Burung Puyuh di Jawa Barat Terkena Flu Burung

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Beaware.gc.ca

    Beaware.gc.ca

    TEMPO.CO, Bandung - Dinas Peternakan Jawa Barat mencatat serangan flu burung pada unggas ternak burung puyuh sudah menyerang 4.927 ekor. “Data terakhir masih di ‘update’, apakah ada kasus lagi atau belum, atau ada serangan ke unggas lain. Mudah-mudahan tidak ada, mudah-mudahan tidak merembet,” kata Kepala Dinas Peternakan Jawa Barat Dody Firman Nugraha saat dihubungi Tempo, Minggu, 27 Maret 2016.

    Serangan flu burung pada ternak unggas burung puyuh di Jawa Barat terjadi di Majalengka, Indramayu, Purwakarta, serta Kuningan. Di Majalengka terjadi 26 Januari di Kecamatan Dawuan menyerang 3.500 ekor burung puyuh, lalu pada 22 Februari di terjadi 24 Februari di Kecamatan Gantara Indramayu menyerang 127 ekor burung puyuh, selanjutnya di Kecamatan Bungursari Purwakarta 100 ekor burung puyuh, terakhir di 4 Maret di Kecamatan Ciawigebang Kuningan menyerang 1.200 ekor burung puyuh.

    Doddy mengatakan, burung puyuh juga rentan tertular flu burung seperti ternak unggas lainnya. Penyebaran flu burung pada ternak unggas burung puyuh diduga disebabkan faktor kebersihan pada kandang. Ditambah, unggas puyuh dalam stu kandangnya relatif padat. Dia menduga jumlahnya mungkin lebih banyak karena kemungkinan masih ada kasus kematian yang tidak dilaporkan. “Padahal kita sudah minta kalau ada kematian, lapor ke kita,” kata dia.

    Menurut dia, pencegahan penyebaran penyakit flu burung pada burung puyuh menggunakan standar prosedur sama seperti ternak unggas lainnya. Di antaranya pemberlakukan bio-security, hingga pemberian vaksin flu burung yang biasa diberikan pada ternak unggas serta vitamin untuk menguatka n kondisi tubuh unggas. “Perlakuannya sama dengan unggas lain, kita beri vaksin untuk pencegahan dengan dosis berbeda, lebih sedikit menghitung bobotnya,” kata dia.

    Dinas Peternakan Jawa Barat memperbarui catatan serangan penyakit flu burung di wilayahnya yang terjadi sejak awal Januari hingga 23 Maret 2016. Sepanjang rentang waktu itu terjadi serangan flu burung yang menewaskan 15.472 ekor ternak unggas.

    Rinciannya pada ayam kampung ayam kampung 390 ekor, ayam layer 9.125 ekor, ayam 510 ekor, itik 359 ekor, puyuh 4.927 ekor, serta entog 161 ekor. Serangan flu burung itu terjadi di Subang, Indramayu, Majalengka, Kota Tasikmalaya, Bekasi, Purwakarta, serta Kuningan.

    AHMAD FIKRI 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.