Pembakaran LP, Polisi Periksa 14 Tahanan Rutan Malabero

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas gabungan TNI dan POLRI mengevakuasi tahanan saat kebakaran yang dipicu aksi tawuran dan tembak menembak antar napi di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II A Malabero Kota Bengkulu, 25 Maret 2016. ANTARA FOTO

    Petugas gabungan TNI dan POLRI mengevakuasi tahanan saat kebakaran yang dipicu aksi tawuran dan tembak menembak antar napi di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II A Malabero Kota Bengkulu, 25 Maret 2016. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Bengkulu - Sebanyak 14 tahanan yang menempati kamar 4 Blok A Rumah Tahanan Malabero, Bengkulu, menjalani pemeriksaan hingga Ahad dinihari, 27 Maret 2016. Pemeriksaan itu terkait dengan kerusuhan dan kebakaran Rutan Malabero pada Jumat lalu yang menyebabkan lima tahanan tewas.

    Kepala Kepolisian Resor Bengkulu Ajun Komisaris Besar Ardian Indra Nurinta mengatakan pemeriksaan dilakukan untuk terus mendalami kasus kebakaran itu. “Sementara ini, kami masih dimintai keterangan untuk mendalami lagi,” ucap Ardian, Ahad, 27 Maret 2016.

    Sebanyak 14 tahanan yang diperiksa diduga menjadi provokator dalam kerusuhan dan pembakaran Rutan Malabero. Ardian berujar, penyelidikan terkait dengan kasus tersebut saat ini masih berlangsung. Para tahanan telah diamankan di Markas Polres Bengkulu.

    Sementara itu, tim Laboratorium Forensik dan Disaster Victim Identification Markas Besar Kepolisian RI direncanakan tiba hari ini di Bengkulu. Kedatangan tim Labfor dan DVI untuk mengecek lokasi kebakaran dan mengidentifikasi jenazah korban kebakaran yang hingga saat ini baru satu orang yang teridentifikasi.

    Pada Jumat lalu, kerusuhan dan kebakaran terjadi di Rutan Malabero. Kejadian itu dilakukan narapidana yang ada di sel narkoba saat menghalangi Badan Nasional Narkotika yang akan memeriksa tahanan.

    Kepolisian menduga pembakaran itu dilakukan untuk menutupi jejak lantaran tempat tersebut digunakan untuk mengendalikan bisnis narkoba.

    PHESI ESTER JULIKAWATI



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.