Yusril Minta Kader PBB Kawal Pemilu

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bakal calon Gubernur DKI Jakarta Yusril Ihza Mahendra usai menjadi khatib di masjid Nurul Iman, Blok M Square, Jakarta, 25 Maret 2016. TEMPO/Friski Riana

    Bakal calon Gubernur DKI Jakarta Yusril Ihza Mahendra usai menjadi khatib di masjid Nurul Iman, Blok M Square, Jakarta, 25 Maret 2016. TEMPO/Friski Riana

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Bulan Bintang sekaligus bakal calon gubernur DKI Jakarta Yusril Ihza Mahendra hari ini melantik kader Dewan Pimpinan Pusat Partai Bulan Bintang. Dalam pidatonya, ia meminta seluruh kadernya untuk tetap aktif tidak hanya ketika menyongsong pemilu namun dalam kegiatan pengembangan partai.

    "Saya berharap kepada pengurus partai, DPW, DPC sampai ke bawah agar kita betul-betul melakukan konsolidasi terhadap partai kita. Tolong untuk ikut bersama-sama mengikuti proses pencalonan Gubernur yang akan datang," ujar Yusril dalam pidatonya di Kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu, 26 Maret 2016.

    Yusril mengatakan saat ini partainya menghadapi tantangan besar yakni dalam mengembangkan eksistensi partai. Ia berharap kelak dapat membawa partai tersebut kembali berkiprah di tingkat nasional. "Mudah-mudahan kita masih ada waktu untuk Pilkada 4 tahun ini. Pilkada 2017 serempak di tanah air baik untuk Bupati, Walikota, maupun Gubernur. Selain itu ada Pemililu untuk legislatif dan Presiden," kata dia.

    Menurut Yusril, sesuai dengan keputusan Mahkamah Konstitusi, Pemilu 2019 akan berlangsung beda, dimana Undang-Undang tersebut menyatakan pemerintah untuk menyelenggarakan Pemilu Serentak dalam lima tahun sekali untuk memilih anggota DPR, DPRD, DPD, Presiden dan Wakil Presiden, dan pasangan calon Presiden beserta Wakil tersebut ditentukan oleh masing-masing partai sebelum Pemilu dilaksanakan.

    Karena itu kata Yusril, akan ada kecenderungan masyarakat untuk memilih pasangan calon pemimpin negara secara linier, dimana pasangan calon dari partai besar akan mendapat dukungan besar, dan partai kecil juga kemungkinan besar akan kalah.

    "Saya maunya ini parallel, kita Ikuti sampai level paling bawah, supaya tidak ada ketimpangan dan mengikuti dinamika. Mari kita lebarkan sayap partai hingga level yang paling bawah," kata dia.

    DESTRIANITA K.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rencana dan Anggaran Pemindahan Ibu Kota, Ada Tiga Warga Asing

    Proyek pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur dieksekusi secara bertahap mulai 2020. Ada tiga warga asing, termasuk Tony Blair, yang terlibat.