Penghijauan, Menteri Rini dan Siti Tanam Pohon di Jalan Tol

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya menyiramkan pohon yang telah ia tanam di sisi jalan tol Cipali, Subang, Jawa Barat, 19 Maret 2016. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya menyiramkan pohon yang telah ia tanam di sisi jalan tol Cipali, Subang, Jawa Barat, 19 Maret 2016. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    TEMPO.COCikampek - Kementerian Badan Usaha Milik Negara serta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan bersama PT Jasa Marga (Persero) Tbk dan PT Bank Negara Indonesia (Pesrsero) Tbk melakukan gerakan penanaman 10 ribu pohon di Jalan Tol Jakarta-Cikampek. Penanaman dilakukan di sepanjang jalur Kilometer 47-71.

    "Ini sangat penting karena menanam pohon berguna untuk sistem pendukung kehidupan kita," kata Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Situ Nurbaya saat memberikan pidato dalam acara itu di Kilometer 59 Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Sabtu, 26 Maret 2016.

    Baca Juga: OC Kaligis Masih Ngotot: Seharusnya Saya Dihukum 1 Tahun  

    Menteri BUMN Rini Soemarno dalam sambutannya mengatakan membangun negeri tak terlepas dari bagaimana bisa melestarikan lingkungan serta menciptakan lingkungan dan masyarakat yang sehat. "Saya harapkan semua direksi BUMN ikut serta, dan tidak hanya di jalan tol," ucap Rini.

    Jenis pohon yang ditanam adalah mahoni, bintaro, bungur, dan trembesi, yang memiliki daya resapan air cukup tinggi, sehingga dapat berguna untuk menahan longsor. Penanaman pohon ini dilakukan secara bertahap.

    Pada tahap pertama, pohon yang akan ditanam sebanyak 850, dan Secara bertahap akan mencapai 10 ribu pohon. "Penanaman ini akan memperindah jalan tol juga," ujar Siti Nurbaya.

    DIKO OKTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komentar Yasonna Laoly Soal Harun Masiku: Swear to God, Itu Error

    Yasonna Laoly membantah disebut sengaja menginformasikan bahwa Harun berada di luar negeri saat Wahyu Setiawan ditangkap. Bagaimana kata pejabat lain?