Gelar Muktamar Islah, Kubu Romi: Ada 3 Faksi di Djan Faridz  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Ketua Umum PPP hasil Muktamar Jakarta Epyardi Asda bertemu dengan Wakil Ketua Umum PPP hasil Muktamar Bandung Emron Pangkapi usai penutupan Musyawarah Kerja Nasional IV PPP di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, 25 Februari 2016. Tempo/Angelina Anjar Sawitri

    Wakil Ketua Umum PPP hasil Muktamar Jakarta Epyardi Asda bertemu dengan Wakil Ketua Umum PPP hasil Muktamar Bandung Emron Pangkapi usai penutupan Musyawarah Kerja Nasional IV PPP di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, 25 Februari 2016. Tempo/Angelina Anjar Sawitri

    TEMPO.CO, Jakarta - Politikus Partai Persatuan Pembangunan, Arsul Sani, mengatakan muktamar islah akan digelar pada pertengahan April 2016. "Muktamar akan digelar minggu kedua bulan April mendatang," ujarnya saat dihubungi, 25 Maret 2016.

    Kendati demikian, Arsul yang berada di kubu Romahurmuziy, belum bisa memastikan waktu dan tanggal kapan digelarnya muktamar islah tersebut. "Untuk tanggal masih akan dipastikan dalam rapat-rapat. Sementara untuk tempat kemungkinan besar di gelar di Jakarta atau di sekitar Jakarta seperti Banten dan Bandung," ucap anggota Komisi Hukum Dewan Perwakilan Rakyat itu.

    Dalam muktamar tersebut, Arsul mengklaim bahwa akan ada perwakilan PPP kubu Djan Faridz. Sebab, menurut Arsul, sedikitnya ada tiga faksi dalam tubuh PPP kubu Djan Faridz.

    Faksi pertama adalah faksi majelis islah, yang terdiri atas orang-orang yang dekat dengan Suryadharma Ali. Mereka adalah Fernita Darwis, Syahrial Agamas, dan Epyardi Asda. Faksi kedua adalah orang dekat Djan Faridz, yang diisi Dimyati Natakusuma dan Humphrey Djemat. Faksi ketiga adalah kelompok parmusi yang terdiri atas Mansyur Kardi dan Syaruddin Anhar.

    "Dari ketiga faksi tersebut dua faksi sudah sepakat ikut muktamar, yaitu faksi majelis islah dan faksi parmusi," katanya.

    Arsul berharap muktamar tersebut dapat menyelesaikan perselisihan seluruh kader.

    Setelah Mahkamah Agung menolak kasasi PPP kubu Romahurmuziy, pemerintah mengembalikan kepengurusan PPP pada hasil Muktamar Bandung pada 2010 yang menghasilkan duet Suryadharma Ali dan Romahurmuziy. Kini, PPP menyiapkan muktamar luar biasa untuk islah kedua kubu yang bertikai, kubu Romahurmuziy dan Djan Faridz.

    ABDUL AZIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.