Wali Kota Risma Dapat Ideal Mother Award dari Kairo  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Walikota Surabaya, Tri Rismaharini memeluk seorang anak berkebutuhan khusus, Umay, yang menangis saat pembukaan pameran Lukisan BELIEVE 2-Enlightenment di gedung Perpustakaan BI, Surabaya, 17 Agustus 2014. Pameran lukisan tersebut hasil karya anak berkebutuhan khusus dan anak jalanan. TEMPO/Fully Syafi

    Walikota Surabaya, Tri Rismaharini memeluk seorang anak berkebutuhan khusus, Umay, yang menangis saat pembukaan pameran Lukisan BELIEVE 2-Enlightenment di gedung Perpustakaan BI, Surabaya, 17 Agustus 2014. Pameran lukisan tersebut hasil karya anak berkebutuhan khusus dan anak jalanan. TEMPO/Fully Syafi

    TEMPO.CO, Surabaya - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini meraih penghargaan Ideal Mother Award dari Universitas Kairo, Mesir. Risma dipilih di antara nomine lain, sehingga hanya dia yang diberi kesempatan menyampaikan pidatonya. “Aku tidak menyangka bisa menang,” kata Risma kepada wartawan di Hotel Garden Palace, Surabaya, Jumat, 25 Maret 2016.

    Menurut Risma, total ada delapan nomine yang diundang dalam acara tersebut. Para nomine kebanyakan berasal dari Timur Tengah, seperti Bahrain, Kuwait, dan Oman. “Kalau dari Asia, cuma aku perwakilannya,” ujarnya.

    Risma pun menceritakan awal mula dinominasikan meraih Ideal Mother Award itu. Wali kota perempuan pertama di Kota Surabaya itu awalnya dihubungi Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kairo, yang mengusulkan Risma menerima penghargaan itu.

    Selanjutnya KBRI Kairo menawarkan kepada Risma, apakah setuju atau tidak. “Karena setuju, aku melengkapi semua data yang dibutuhkan,” tutur Risma sambil tersenyum.

    Akhirnya, Risma berangkat ke Mesir dengan didampingi Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga Berencana Nanis Chairani serta Kepala Dinas Sosial Soepomo. Belakangan diketahui, dia berhasil meraih penghargaan internasional itu.

    Baca: Wali Kota Risma Jadi Nomine Ideal Mother Award di Mesir

    "Jadi penghargaan itu bukan karena aku wali kota, tapi perannya, dan itu lebih bersifat individu,” ujarnya.

    Risma mengatakan, dalam waktu dekat, namanya juga akan kembali menjadi nomine dalam ajang Islamic Development Bank. Seminarnya akan digelar di Jakarta. “Kamu tahu hadiahnya berapa? US$ 50 ribu. Kalau menang, nanti kamu aku traktir,” ucapnya bercanda kepada wartawan.

    MOHAMMAD SYARRAFAH



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sebab dan Pencegahan Kasus Antraks Merebak Kembali di Gunungkidul

    Kasus antraks kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Mengapa antraks kembali menjangkiti sapi ternak di dataran tinggi tersebut?