Hindarkan Bandung Dikepung Sampah, Kang Emil Bersihkan Kali

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tentara dan warga mengangkat sampah dari muara Sungai Cikapundung dan Citarum di Kampung Cijagra, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, 24 Maret 2016. TEMPO/Prima Mulia

    Tentara dan warga mengangkat sampah dari muara Sungai Cikapundung dan Citarum di Kampung Cijagra, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, 24 Maret 2016. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Bandung- Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menerjunkan tidak kurang dari 100 personel petugas kebersihan dibantu anggota TNI untuk menyelesaikan masalah sampah yang menyumbat aliran Sungai Citarum yang menghubungkan Kota Bandung dan Kabupaten Bandung.

    Untuk membantu pekerjaan, Ridwan Kamil juga meminta bantuan penyediaan alat berat. "Ada empat sampai lima backhoe kita kirimkan, ada TNI dari Kodim juga kita tugaskan bersama Yonzipur juga untuk bersama membersihkan sampah-sampah yang masih menyumbat (sungai)," kata Ridwan Kamil, yang biasa disapa Kang Emil ini, Kamis 24 Maret 2016.

    Ridwan Kamil menambahkan, sesuai kesepakatan bersama Bupati Bandung Dadang Naser dan Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar, aksi bersih-bersih sungai bersama akan dilaksankan selama tiga hari dimulai mulai Kamis 24 Maret 2016 hingga Sabtu 27 Maret 2016.

    "Intinya dalam rangka solidaritas ke Bandung Selatan, Pemkot Bandung akan turun membersihkan sungai-sungai di daerah Bandung Selatan. dimulai dari pagi hari," ucapnya.

    Selain itu, Ridwan Kamil mengusulkan agar Pemerintah Provinsi Jawa Barat lebih sering menggelar rapat koordinasi antar kepala daerah di Bandung Raya. Tidak hanya Kota dan Kabupaten Bandung saja. Menurut dia, Kabupaten Bandung Barat, Cimahi dan Sumedang juga perlu diajak berembuk bersama untuk mengurangi polemik permasalahan lintas wilayah.

    "Program jangka panjang, saya minta ke Pak Wakil Gubernur agar kita rapat koordinasi karena saya juga banyak problem," tuturnya.

    Tidak hanya di Kabupaten Bandung, Ridwan Kamil mengatakan jika wilayahnya juga kerap terkena imbas permasalahan sampah di sungai-sungai perbatasan. Contohnya adalah banjir Cileuncang di Kota Bandung kerap terjadi lantaran aliran sungai  tersumbat di wilayah perbatasan.

    "Seperti banjir di Bandung karena salurannya macet di perbatasan. Airnya mau nyebrang susah," ujarnya.

    Ridwan Kamil menjelaskan, dengan seringnya koordinasi antarwilayah, permasalahan perbatasan bisa diselesaikan dengan cepat.

    "Persoalan lintas sektoral itu seharusnya tugas provinsi saya gregetan tapi ada pagarnya. Dengan sering koordinasi Insya Allah pelan-pelan satu masalah bisa diselesaikan. Insya Allah lebih kompak," tandasnya.

    Diberitakan sebelumnya, rapat bersama antara Wakil Gubernur Jawa Barat, Walikota Bandung Ridwan Kamil, serta Bupati Bandung Dadang Naser menyepakati untuk membagi tugas penyelesaian masalah sampah yang menyumbat aliran Sungai Citarum.

    Dalam rapat tersebut disepakati dalam jangka pendek akan berkerja sama mengajak sejumlah satuan TNI untuk mengakut sampah di Sungai Cikapundung. Salah satu sumbatan sampah itu terjadi di Sungai Cikapundung di pipa kabel di bawah Jembatan Cijagra, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung.

    PUTRA PRIMA PERDANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.