Prabowo Lantik Sandiaga Uno  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Dewan Pembina DPP APPSI Prabowo Subianto bertemu dengan Ketua Umum APPSI periode 2015-2020 Sandiaga Uno di GOR Senen, Jakarta Pusat, 22 Maret 2016. TEMPO/Danang Firmanto

    Ketua Dewan Pembina DPP APPSI Prabowo Subianto bertemu dengan Ketua Umum APPSI periode 2015-2020 Sandiaga Uno di GOR Senen, Jakarta Pusat, 22 Maret 2016. TEMPO/Danang Firmanto

    TEMPO.COJakarta - Bakal calon Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno dilantik oleh Prabowo Subianto. Namun pelantikan ini tak berkaitan dengan Partai Gerindra. 

    Prabowo yang juga menjabat Ketua Dewan Pembina Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) melantik Sandiaga sebagai Ketua Umum APPSI di GOR Senen, Jakarta Pusat, Selasa, 22 Maret 2016. "Ini kehormatan dan kewajiban (melantik pengurus baru)," kata Prabowo. Sandiaga, lanjut dia, adalah pemimpin yang hebat. 

    Sandiaga berkomitmen memberi akses modal bagi para pedagang pasar. Ia mendukung adanya revitalisasi pasar karena 70 persen masyarakat Indonesia membeli bahan makanan di pasar tradisional. "Bukan hanya fisik, melainkan juga hati, motivasi, berikan modal dan pelatihan," katanya.

    Salah satu pengurus APPSI, Rahman Mandai, mengatakan para pengurus dan beberapa pedagang pasar menunggu kedatangan Sandiaga dan Prabowo. "Kami berharap mereka bisa memperhatikan nasib para pedagang pasar," katanya.

    Kedatangan Sandiaga dan Prabowo disambut oleh ratusan pedagang pasar di dalam GOR Senen. Sebelum memasuki gedung, panitia menggelar kesenian Jakarta, yaitu pantun berbalas dan pencak silat. Ratusan perwakilan pedagang pasar turut menyaksikan dan meramaikan acara ini.

    Sandiaga Uno sudah menyatakan akan maju sebagai calon Gubernur DKI Jakarta. Bahkan Sandiaga menyatakan sinyal positif bahwa pencalonannya di DKI Jakarta akan didukung Partai Gerindra, di mana Prabowo adalah Ketua Dewan Pembinanya.

    DANANG FIRMANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.