Tempo Institute Kembali Gelar Klinik Menulis Feature

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Peserta Klinik Menulis Feature 2015 praktik reportase dengan mewawancarai pemilik resto Rarampa, Silvy Ratulangi. (Dok.Tempo Institute)

    Peserta Klinik Menulis Feature 2015 praktik reportase dengan mewawancarai pemilik resto Rarampa, Silvy Ratulangi. (Dok.Tempo Institute)

    TEMPO.CO, Jakarta - Tempo Institute kembali membuka kelas "Klinik Menulis Feature”, yang kali ini adalah angkatan keempat. Kelas yang akan dimulai 2 April 2016, diampu langsung oleh wartawan dan fotojurnalis Tempo, antara lain Widiarsi Agustina, Anton Septian, Bagja Hidayat, dan Gunawan Wicaksono.

    Kemampuan story telling semakin menjadi kebutuhan berbagai profesi. Feature atau ficer bukan hanya tepat untuk kisah perjalanan, wisata kuliner, tetapi juga cocok untuk kisah inspiratif, atau perjalanan sebuah program. Story telling belakangan juga menjadi metode yang dipelajari di dunia bisnis, baik itu dalam hal marketing, manajemen, juga leadership. “Karena kisah yang bagus bisa menyentuh hati orang dan mampu menggerakkan orang banyak,” kata Martin Rambe, manajer pelatihan di Tempo Institute, Senin, 21 Maret 2016.

    Metode kelas dirancang aplikatif. Para peserta diajak langsung turun ke lapangan melakukan reportase, wawancara, dan sekaligus memotret. Penggalian bahan dan proses menulis berlangsung intensif dengan didampingi para mentor.

    Feature, menurut wartawan senior Tempo Amarzan Loebis, adalah ragam tulisan jurnalistik yang paling longgar, luwes, dan membuka peluang bagi kesan personal penulisnya. Di dalam tulisan feature, kemampuan berkisah atau story telling menjadi utama. “Narasi dalam tulisan mengalir dengan asyik sehingga pembaca, selain mendapat informasi, menjadi terhibur,” kata Amarzan.

    Dalam rangkaian kelas, yang berlangsung tiga kali pertemuan, peserta tidak hanya berada di dalam kelas tetapi juga turun ke lapangan. Pada angkatan ketiga, tahun lalu, para peserta diajak menggali bahan tulisan ke Pasar Palmerah, Stasiun Palmerah, Taman Ayodya, Pasar Barito, juga mencoba makanan di Rumah Makan Rarampa. “Di hari terakhir semua tulisan satu per satu dievaluasi redaktur. Ini yang bikin program jadi punya greget,” tutur Annelisa Amangku, karyawan Pertamina-Petrochina East Java, mengisahkan pengalaman sebagai peserta Klinik Menulis Feature, tahun lalu.

    Untuk kelas yang akan datang, panitia menyiapkan menu praktik lapangan yang tak kalah menarik. “Lokasinya di mana, kami masih merahasiakan,” kata Martin Rambe. Tahun lalu, jumlah peserta 27 orang yang berasal dari berbagai latar belakang mulai dari mahasiswa, dosen, guru, karyawan, profesional sampai aktivis.

    Menurut Martin, kelas ini masih membuka kesempatan untuk peminat. "Silakan langsung mengisi formulir melalui link bit.ly/pendaftaranmenulis. Atau menghubungi Martin di 0812 8815 1738," katanya.

    Selain itu, peminat bisa mengunjungi website Tempo Institute, www.tempo-institute.org untuk informasi selengkapnya, menghubungi 021-5482132 ext, 495, 496 atau email ke adm@tempo-institute.org.  Tempo Institute adalah sayap Grup Tempo, di bawah naungan Yayasan Tempo 21 Juni. Fokus kegiatannya adalah pengembangan kualitas jurnalistik secara luas.

    Mardiyah Chamim


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.