Kisruh DPD, Badan Kehormatan Akan Panggil Irman Gusman

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua DPD RI, Irman Gusman menyampaikan pidatonya saat menghadiri peringatan puncak Hari Ulang Tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke 70 di Gelora Bung Karno, Jakarta, 13 Desember 2015. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Ketua DPD RI, Irman Gusman menyampaikan pidatonya saat menghadiri peringatan puncak Hari Ulang Tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke 70 di Gelora Bung Karno, Jakarta, 13 Desember 2015. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.COJakarta - Ketua Badan Kehormatan Dewan Perwakilan Daerah A.M. Fatwa akan memanggil Ketua DPD Irman Gusman pada Senin besok. Hal itu berkaitan dengan kisruh yang terjadi setelah Irman menolak menandatangani draf revisi tata tertib yang diserahkan Badan Kehormatan.

    "Sudah terlalu menjadi runyam, saya harus jalankan tugas saya, yaitu akan panggil pimpinan dan menyidangkan karena pelanggaran kode etik," ujar Fatwa saat dihubungi Tempo, Ahad, 20 Maret 2016.

    Sebelumnya, pimpinan DPD tak setuju dengan revisi pembatasan masa jabatan pimpinan dari sebelumnya 5 tahun menjadi 2,5 tahun. Pembatasan itu dianggap melanggar Undang-Undang MD3 (MPR, DPR, DPD, dan DPRD).

    Fatwa mengatakan, dalam pemanggilan Senin besok, Badan Kehormatan akan kembali mengantarkan draf revisi tata tertib kepada Irman dan jajaran pimpinan DPD lain. "Mudah-mudahan Senin dapat kesadaran baru, akan saya antarkan ke mereka untuk tanda tangan dan mudah-mudahan bisa diredam," ucapnya.

    Terkait dengan mosi tidak percaya yang diajukan anggota DPD kepada pimpinan, Fatwa mengatakan pihaknya akan memproses dan menyidangkannya. "Ini sudah menjadi proses politik sendiri," ujarnya.

    GHOIDA RAHMAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.