Kota Bogor Masuk Nominasi Earth Hour City Challenge  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktivis World Wildlife Fund (WWF) membawa tulisan

    Aktivis World Wildlife Fund (WWF) membawa tulisan "Earth Hour 2014" di depan gerbang Brandenburger Tor pada perayaan Earth Hour di Berlin, Jerman (29/3). Dalam perayaan ini seluruh dunia mematikan lampu selama satu jam waktu setempat. REUTERS/Fabrizio Bensch

    TEMPO.COJakarta - Kota Bogor bersama Kota Balikpapan dan DKI Jakarta masuk dalam daftar 40 kota dari 14 negara yang masuk nominasi Earth Hour City Challenge dan We Love City Award. Irvan Pulungan, Country Director ICLEI Indonesia, mengatakan nominasi 40 kota ini berdasarkan hasil seleksi dari 400 kota dunia yang melakukan pendaftaran untuk ambil bagian dalam dua ajang tersebut.

    "Pemenangnya akan diumumkan di acara Habitat III pada Oktober 2016, di Quito, Ekuador. Penentuan kota mana yang akan menjadi pemenang akan berdasarkan kota yang paling banyak di-vote di website resmi We Love Cities yang nanti ditentukan," kata Irvan dalam keterangan resmi, Kamis, 17 Maret 2016.

    Menanggapi nominasi ini, pelaksana tugas Kepala Bappeda Kota Bogor, Soni Nasution, mengatakan Kota Bogor telah masuk pada kategori kota yang sudah tanggap pada proses upaya mitigasi perubahan iklim. “Ini merupakan titik tolak untuk lebih maju lagi. Dan yang terpenting peran seluruh elemen kota sangat berpengaruh pada keberhasilan dalam mitigasi perubahan iklim,” ujar Soni. Kota Bogor, selama ini, kata Soni, telah melakukan langkah-langkah nyata dalam upaya mitigasi perubahan iklim. Sebagai contoh, pembangunan jalur sepeda, gasifikasi angkot, bank sampah, atau implementasi 3R.

    “Kita juga telah menerapkan smart street lighting, ada fasilitas air limbah domestik komunal, dan gerakan hemat energi di masyarakat, kantor, area komersial, tempat ibadah, dan sekolah,” ujar Soni. Sekilas We Love City Award pada National Earth Hour City Challenge adalah kompetisi di bidang pelestarian lingkungan yang diselenggarakan oleh World Wildlife Fund Internasional (WWF).

    Program Earth Hour City Challenge merupakan sebuah kompetisi global untuk mendorong pemerintah daerah menyusun rencana pembangunan daerah rendah emisi yang komprehensif, holistik, inspiratif, dan kredibel. EHCC ini dibuat untuk menstimulasi kota-kota yang luar biasa maju dalam menciptakan sebuah kota yang lebih hijau, bersih, dan berkelanjutan untuk didiami serta dapat menginspirasi kota lain untuk melakukan hal yang sama.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.