Dilaporkan Jaksa, Hary Tanoe: Buat Apa Dendam?

Reporter

Editor

Suseno TNR

Hary Tanoesoedibjo memberikan keterangan kepada media sebelum diperiksa oleh Kejaksaan Agung di Jakarta, 17 Maret 2016. Kasus dugaan korupsi restitusi (pengembalian kelebihan) pajak PT Mobile 8 ini terjadi pada 2007-2009. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

TEMPO.CO, Jakarta - CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo mengaku tidak dendam dengan Kepala Subdirektorat Penyidikan Pidana Khusus Kejaksaan Agung Yulianto lantaran pernah dilaporkan atas dugaan ancaman melalui pesan pendek beberapa bulan lalu. "Biasa saja, kami salaman, ketemu, ketawa-tawa di ruangannya. Siapa yang dendam? Saya buat apa dendam, memang saya yang SMS, kok," ujarnya seusai diperiksa sebagai saksi di gedung Kejaksaan Agung, Kamis, 17 Maret 2016.

Yulianto, pada 28 Januari 2016, melaporkan Hary Tanoe ke Bareskrim Polri setelah ia menerima pesan pendek dan WhatsApp berbunyi, "Mas Yulianto, kita buktikan siapa yang salah dan siapa yang benar. Siapa yang preman dan siapa yang profesional. Saya masuk politik karena saya mau memberantas oknum penegak hukum yang semena-mena. Saya pasti jadi pemimpin di negeri ini”.

Baca: Kasus Mobile8, Hary Tanoe Yakin Tak Akan Jadi Tersangka

Yulianto merasa terintimidasi dan menduga pesan itu dikirim oleh Hary Tanoe. Alasannya, Hary Tanoe tidak terima lantaran dituduh terlibat kasus Mobile 8 oleh Yulianto. Apalagi, menurut Hary Tanoe, dugaan restitusi pajak PT Mobile 8 Telecom sama sekali bukan di bawah tanggung jawabnya.‎

"Begini, saya kan bukan pemilik PT Mobile 8 lagi, saya kan cuma diperiksa sebagai saksi. Saksi itu tadi ada 20 lebih, tadi normal-normal saja. Kalau dimintai keterangan, saya jelaskan saja secara normatif apa yang saya tahu," katanya setelah diperiksa kejaksaan, kemarin. 

Baca: Hary Tanoe Laporkan Balik Jaksa Yulianto ke Bareskrim

Hary Tanoe diperiksa oleh penyidik kejaksaan selama kurang lebih 5 jam. Ia didampingi oleh kuasa hukumnya, Hotman Paris Hutapea. Seusai pemeriksaan, Hary Tanoe, yang memakai kemeja putih, tetap tersenyum dan santai menghadapi pertanyaan dari wartawan.


ABDUL AZIS






Diduga Aset Jiwasraya, 6 Bidang Tanah di Jaksel Disita Kejagung

6 Maret 2020

Diduga Aset Jiwasraya, 6 Bidang Tanah di Jaksel Disita Kejagung

Tim jaksa penyidik Kejaksaan Agung menyegel 6 bidang tanah dan bangunan di Jakarta Selatan, yang diduga aset kasus korupsi PT Asuransi Jiwasraya.


Tak Terkait Jiwasraya, Pemblokiran 25 Rekening Pemilik SID Dibuka

29 Februari 2020

Tak Terkait Jiwasraya, Pemblokiran 25 Rekening Pemilik SID Dibuka

Sejauh ini sudah ada 235 pemilik saham yang rekeningnya diblokir karena diduga terkait kasus Jiwasraya. Sebanyak 88 orang sudah mengajukan keberatan.


Kejaksaan Agung Bidik Tambang Emas Tersangka Jiwasraya

29 Februari 2020

Kejaksaan Agung Bidik Tambang Emas Tersangka Jiwasraya

Dalam perkara Jiwasraya, Kejaksaan Agung telah menetapkan enam tersangka. Taksiran sementara kerugian atas kasus ini mencapai Rp 17 triliun.


Rini Soemarno Pernah Laporkan Fraud Jiwasraya dan Asabri ke Jaksa

28 Februari 2020

Rini Soemarno Pernah Laporkan Fraud Jiwasraya dan Asabri ke Jaksa

Mantan Menteri BUMN Rini Soemarno rupanya pernah melaporkan dugaan fraud Jiwasraya dan Asabri ke Kejaksaan Agung.


Kejaksaan Agung Deteksi Aset Tersangka Jiwasraya di 10 Negara

26 Februari 2020

Kejaksaan Agung Deteksi Aset Tersangka Jiwasraya di 10 Negara

Untuk melacak keberadaan aset tersangka Jiwasraya di luar negeri, Kejaksaan Agung bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan.


Benny Tjokro Sebut Saham Hanson di Jiwasraya Cuma 2 Persen

26 Februari 2020

Benny Tjokro Sebut Saham Hanson di Jiwasraya Cuma 2 Persen

Benny Tjokrosaputro mengatakan saham emitennya, yakni PT Hanson Internasional Tbk., di Jiwasraya tak sampai 2 persen.


Kasus Jiwasraya, 18 Saksi dari Perbankan Diperiksa Kejagung

26 Februari 2020

Kasus Jiwasraya, 18 Saksi dari Perbankan Diperiksa Kejagung

Ini daftar perbankan yang ikut diperiksa Kejagung dalam kasus Jiwasraya.


Kejaksaan Agung Batal Umumkan Pemeriksaan Berkas Kasus Paniai

24 Februari 2020

Kejaksaan Agung Batal Umumkan Pemeriksaan Berkas Kasus Paniai

Kejaksaan Agung masih akan mendalami berkas kasus Paniai yang telah dinyatakan sebagai pelanggaran HAM berat oleh Komnas HAM itu.


Merasa Difitnah, Benny Tjokro Laporkan Bos Jiwasraya ke Polisi

24 Februari 2020

Merasa Difitnah, Benny Tjokro Laporkan Bos Jiwasraya ke Polisi

Keterangan bos Jiwasraya di DPR yang dipersoalkan ihwal kerugian perusahaan pelat merah Rp 13 triliun semuanya saham dari proyek milik Benny Tjokro.


Kejaksaan Agung Bakal Buka Blokir Rekening Tak Terkait Jiwasraya

24 Februari 2020

Kejaksaan Agung Bakal Buka Blokir Rekening Tak Terkait Jiwasraya

Kejaksaan Agung telah memblokir 800 rekening efek yang diduga berkaitan dengan enam tersangka kasus Jiwasraya.