Pesan Menteri Siti ke Bawahannya: Jauhi Korupsi dan Parpol  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi VII DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 16 Februari 2016. Rapat tersebut membahas tindak lanjut audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI serta isu terkini lainnya. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi VII DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 16 Februari 2016. Rapat tersebut membahas tindak lanjut audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI serta isu terkini lainnya. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan merayakan hari ulang tahunnya yang diberi nama Hari Bakti Rimbawan ke-33 pada Rabu, 16 Maret 2016. Saat berpidato, Menteri Lingkungan Hidup Siti Nurbaya memberikan wejangan kepada para pegawainya.

    "Di lingkungan pegawai negeri di Indonesia, yang harus diwaspadai itu korupsi dan keberpihakan kepada partai politik," kata Siti saat berpidato di gedung Manggala Wanabakti, Rabu, 16 Maret 2016.

    Menurut Siti, dua hal itu masih menjadi hantu di lingkungan pegawai negeri sipil. Siti pun meminta para PNS menjauhi dua hal tersebut. Para PNS di Kementerian Lingkungan Hidup pun serempak menjawab. "Bisa!"

    Bagi Siti, korupsi menandakan ketidakdisiplinan. Sedangkan partai politik, Siti memperkirakan, bakal mendekati para PNS mulai awal 2017.

    Siti juga berpesan agar pegawai-pegawai di kementeriannya menjaga etos kerja dan integritas. Ia menjelaskan, etos kerja merupakan aspek sikap dasar diri yang direfleksikan dalam kehidupan. "Hargai waktu, jangan cepat puas, konsentrasikan diri pada pekerjaan," ucapnya.

    Integritas, menurut Siti, adalah kemampuan melakukan sesuatu dan mengambil keputusan tanpa ada pengaruh dari luar. "Tak boleh ada nepotisme dan primordialisme," ujarnya.

    DIKO OKTARA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.